TNI AL, Pasmar 1. Kendaraan tempur (Ranpur) BTR-4 milik Batalyon Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri 1 Marinir (Yonkapa 1 Mar) kembali menunjukkan eksistensinya di dunia militer, kali ini dalam suasana yang berbeda. Bukan di medan tempur, melainkan dalam upacara penutupan Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial SPPI BATCH 3 Tahun 2025 yang dilaksanakan dengan khidmat dan penuh semangat di Lapangan Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (12/07/2025).
Penutupan pendidikan ini menandai berakhirnya masa pendidikan dasar kemiliteran bagi para siswa SPPI, yang telah ditempa secara fisik dan mental selama beberapa bulan terakhir. Dalam suasana upacara yang penuh makna tersebut, Ranpur BTR-4 tampil sebagai latar belakang (background), menambah kesan gagah dan heroik pada momen bersejarah bagi para siswa SPPI.
Kehadiran BTR-4 dalam upacara tersebut bukan hanya sebagai simbol kekuatan dan kesiapan tempur Korps Marinir, tetapi juga sebagai inspirasi bagi para siswa yang nantinya akan mengemban tugas. Ranpur buatan Ukraina ini dikenal dengan kemampuannya melaju di medan darat dan laut (amfibi), dilengkapi dengan persenjataan modern yang mampu menghadapi berbagai bentuk ancaman di era peperangan modern.
Danyon Kapa 1 Mar Mayor Marinir Bayhaky C. Chipta, M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa selain sebagai sarana penunjang tugas, kehadiran Ranpur BTR-4 juga dapat menjadi sarana edukasi dan mempererat hubungan antara prajurit TNI AL khususnya Korps Marinir dengan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat bisa lebih dekat dan bangga terhadap TNI, khususnya Korps Marinir. Kehadiran Ranpur ini bukan hanya sebagai simbol kekuatan, tapi juga sebagai jembatan mempererat tali silaturahmi dengan rakyat,” ujar Danyon Kapa 1 Marinir.