Pertajam Naluri Tempur, Bintara Remaja Korps Marinir Latihan Nembak Mortir 81

(Pasuruan), PW: Dalam rangka pertajam naluri tempur serta menyiapkan sumber daya manusia (SDM) sebagai Komandan Regu (Danru) yang lebih diandalkan lebih inovatif serta kreatif yang mampu melaksanakan tugas Danru yang Profesional serta tangguh menghadapi segala ancaman, hal ini selaras dengan perintah harian Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono dalam kutipannya “Bangun sumber daya manusia yang unggul dan profesional, peserta Kursus Bintara Remaja (Susbaja) Korps Marinir Angkatan XLI/I Tahun 2022 melaksanakan latihan Nembak Mortir 81, bertempat di daerah latihan (Rahlat) TNI AL Puslatpurmar 3 Grati Pasuruan, Kamis (14/04/2022).

Kegiatan latihan menembak tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Danpuslatpurmar) 3 Grati Letkol Marinir Kartika Wijaya Setyawan S.H., M.A.P., M.Han., selaku Perwira Pelaksana Kursus (Palaksus) dan diikuti sebanyak 149 peserta Susbaja Korps Marinir.

Sebelum latihan menembak Mortir dilaksanakan, diawali dengan pengecekan personel, pengarahan dan teori serta teknis tentang keamanan dalam pelaksanaan Nembak Mortir 81 yang baik dan benar, sekaligus dijelaskan pelaksanaan tindakan keamanan selama latihan berlangsung sesuai dengan SOP yang ada oleh Perwira Operasi Kursus (Paossus) PLP 3 Grati Mayor Marinir Eko Basuki dan dilanjutkan dengan Doa bersama agar tetap diberi kelancaran dan keamanan dalam melaksanakan latihan.

Kemudian dilanjutkan pemberian materi oleh Bintara pelatih Sertu Marinir Katiran Agus dengan pengawasan Dandenbak PLP 3 Grati Mayor Marinir Sudarno kepada seluruh peserta Susbaja Korps Marinir yang akan berlatih menembak Mortir kemudian dilanjutkan drill kering ditempat kemudian dilanjutkan Nembak basah

Pada kesempatan tersebut Palaksus dihadapan peserta Susbaja menyampaikan hal penting yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan Latihan Nembak Mortir adalah keselamatan yang merupakan prioritas utama ( Zero Accident) dengan tidak meninggalkan substansi latihan itu sendiri. “Oleh karena itu, kalian harus dapat melaksanakan latihan ini dengan sebaik-baiknya, sungguh-sungguh dan penuh semangat
dapat memahami, mengerti dan menyerap materi-materi pelajaran yang diberikan oleh para instruktur supaya mempunyai pengetahuan, kemampuan, ketrampilan dan Profesional dalam penguasaan Taktik dan Teknik Operasi tempur, sehingga mampu melaksanakan tugas sehari-hari dikesatuan baik Operasi maupun latihan dengan jabatan Komandan Regu,” tegas alumni AAL 47 ini.

Related posts