Atlet Binaan TNI AL Wujudkan Kabupaten Mojokerto Juara Umum Kejurprov Dayung Jatim 2026, Kolonel Marinir Kakung: Komitmen dan Konsistensi Tak Pernah Mengkhianati Hasil

Mojokerto, PW : Prestasi gemilang kembali ditorehkan atlet binaan TNI Angkatan Laut. Kabupaten Mojokerto sukses meraih Juara Umum pada ajang Kejurprov Dayung Piala Gubernur Jawa Timur 2026 yang digelar pada 18–20 April di Sungai Ngotok, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

 

Kejuaraan ini mempertandingkan 24 nomor lomba kategori U-15, U-18, dan Open, yang diikuti oleh 12 kabupaten/kota dengan sekitar 350 atlet dalam 566 slot pertandingan. Penentuan juara umum dilakukan melalui sistem poin, yakni emas bernilai 3, perak 2, dan perunggu 1.

Berdasarkan akumulasi medali, Kabupaten Mojokerto keluar sebagai juara umum dengan total 25 poin (4 emas, 4 perak, 5 perunggu). Sementara Kota Mojokerto dan Kota Surabaya menempati posisi kedua dan ketiga dengan perolehan poin sama, yakni 23.

 

Keberhasilan ini mendapat apresiasi penuh dari Bupati Mojokerto, Dr. Muhammad Al Barra, yang menegaskan bahwa prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan olahraga, tetapi juga bagian dari identitas sejarah daerah.

“Kabupaten Mojokerto tidak dapat dilepaskan dari sejarah Kejayaan Maritim Majapahit yang besar dan mendunia. Spirit kejayaan maritim itu harus kita hidupkan kembali melalui generasi muda, salah satunya melalui olahraga dayung. Ke depan, kami akan terus memberikan dukungan penuh agar dayung semakin berprestasi dan menjadi identitas Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya.

 

Pembina Jung Kwatu, Kolonel Marinir Kakung Priyambodo, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari proses panjang pembinaan yang berlandaskan komitmen dan konsistensi.

“Dayung harus menjadi olahraga unggulan dan semakin populer di masyarakat. Kita ingin melahirkan generasi muda bahari yang patriotik dan memiliki nasionalisme tinggi. Komitmen dan konsistensi tidak pernah mengkhianati hasil,” tegasnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya model pembinaan yang komprehensif, mulai dari pembinaan usia dini hingga peningkatan kualitas pelatih dan dukungan sarana prasarana.

 

Manajer Kontingen Kabupaten Mojokerto, Bapak Chosim, menyampaikan bahwa keberhasilan ini akan menjadi pijakan untuk menghadapi kejuaraan berikutnya. “Kami akan terus memperkuat persiapan dan menjaga performa atlet agar tetap konsisten di setiap event,” ujarnya.

 

Keberhasilan tim tidak terlepas dari kontribusi para pelatih profesional, yakni Koordinator Pelatih Kapten Marinir Taufik, serta pelatih teknis Sertu Mar Edi Winarko, Serda Mar Miftahul Ulum, dan Serka Mar Marthen S.

 

“Kejurprov Dayung 2026 ini menjadi momentum strategis dalam mengangkat potensi olahraga dayung di Jawa Timur, sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi lokal di Mojokerto. Lebih dari itu, prestasi ini menegaskan kebangkitan semangat maritim Mojokerto sebagai warisan sejarah yang terus dihidupkan melalui prestasi generasi muda bahari,” pungkas Kakung

Related posts