Jakarta, PW: Dispen Kormar, TNI Angkatan Laut (Jakarta). Komandan Batalyon Kesehatan 1 Marinir (Danyonkes 1 Marinir) Letkol Laut (K) dr. Anggiat Purba, Sp.S., M.Han., memberikan pengarahan kepada prajurit bahwa sebagai prajurit kesehatan, kesiapsiagaan bukan sekadar tentang fisik yang prima, melainkan juga kesiapan mental dan peralatan. Suasana tampak kekeluargaan penuh kedekatan dengan prajuritnya namun penuh semangat kejuangan, mencerminkan disiplin tinggi prajurit satuan pendukung vital di jajaran Korps Marinir. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Batalyon Kesehatan 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta selatan, Kamis (09/04/2026).
Dalam arahannya, Danyonkes 1 Marinir memberikan motivasi agar prajurit Yonkes 1 Marinir dalam melaksanakan tugasnya mempunyai naluri tempur yang siap digerakkan kapan pun. Setiap personel wajib menguasai prosedur medis lapangan, mulai dari Tactical Combat Casualty Care (TCCC) hingga penanganan gawat darurat di medan sulit.
Lebih lanjut, Danyonkes 1 Marinir juga menyoroti peran strategis dalam menjaga combat readiness seluruh prajurit Marinir. Setiap prajurit harus mempunyai kemampuan kesehatan lapangan dengan cepat dan tepat. Mulai dari melakukan edukasi kesehatan dan pencegahan penyakit endemik di daerah penugasan, memastikan setiap latihan pendaratan amfibi maupun operasi darat mendapatkan pengawalan medis yang standar dan mumpuni, memperkuat sinergi evakuasi medis udara, laut, maupun darat guna memperpendek golden periode penanganan korban.
Menutup arahannya, Danyonkes 1 Marinir mengingatkan agar setiap prajurit menjaga kehormatan satuan dengan menjauhi pelanggaran hukum, terus mengasah kemampuan diri dan selalu menjaga keharmonisan dalam rumah tangga bagi prajurit yang sudah berkeluarga. Diharapkan, prajurit Yonkes 1 Marinir selalu menjaga kekompakan, solidaritas dan profesionalisme dalam bertugas.