Dandim 0826/Pamekasan Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Jiwa Nasionalisme dan Soliditas TNI

PAMEKASAN PW – Kodim 0826/Pamekasan menggelar upacara bendera 17-an sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan peneguhan semangat pengabdian kepada bangsa. Upacara berlangsung di Lapangan Makodim 0826/Pamekasan pada Jumat (17/10/2025), dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, SH., M.Han.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Kodim 0826/Pamekasan. Upacara 17-an merupakan agenda rutin yang digelar setiap tanggal 17 sebagai sarana menumbuhkan jiwa nasionalisme, cinta tanah air, serta memperkokoh komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam upacara tersebut, Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si.

Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan bahwa semangat peringatan HUT ke-80 TNI harus dimaknai sebagai tanggung jawab untuk memperkuat ideologi, karakter, dan mentalitas prajurit, bukan hanya kemampuan alutsista.

“Tema peringatan tahun ini adalah ‘TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju’. Ini merupakan tugas bagi kita semua untuk terus meningkatkan kemampuan sebagai institusi yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif, yang kekuatannya bersumber dari rakyat dan bertujuan memajukan Indonesia,” tegasnya.

Panglima TNI juga mengingatkan bahwa setiap prajurit, dari Tamtama hingga Perwira Tinggi, adalah penjaga kedaulatan di seluruh wilayah Republik Indonesia, baik di darat, laut, maupun udara.

“Pastikan selalu bendera Merah Putih berkibar tegak di wilayah tugas kalian, dan pastikan tidak ada sejengkal
pun tanah air yang digoyahkan oleh kepentingan pihak lain yang bertentangan dengan Pancasila,”Lanjutnya.

Ia menekankan bahwa kekuatan TNI bukan hanya dari persenjataan, tetapi dari soliditas antarmatra.

“TNI adalah satu. TNI Angkatan Darat adalah tulang punggung pertahanan darat. TNI Angkatan
Laut adalah penjaga kedaulatan dan keamanan maritim. TNI Angkatan Udara adalah perisai pertahanan langit nusantara.Ketiga matra ini harus bekerja dalam sinergi.Tidak ada istilah “milikku” atau “milikmu” dalam operasi pertahanan. Yang ada adalah kepentingan Bangsa dan Negara. Tunjukkan kepada dunia dan kepada rakyat bahwa TNI adalah institusi yang tegak, utuh, dan tidak dapat dipecah belah. Kekompakan TNI adalah jaminan stabilitas nasional sebagai Perisai Trisula Nusantara,”tegasnya.

Dalam penutup amanatnya, Panglima TNI menyampaikan tiga penekanan penting bagi seluruh prajurit:

1. Profesionalisme Mutlak. Teruslah berlatih danteruslah belajar. Kuasai teknologi dan taktik terbaru.Jadilah prajurit yang cerdas, tanggap, dan adaptif.Senjata modern harus didukung oleh otak dan mental yang modern.

2. Disiplin dan Loyalitas. Pelihara disiplin dan loyalitas. Disiplin adalah jiwa prajurit. Jangan pernah ada pelanggaran yang mencoreng nama baik TNI.

3. Bersatu dengan Rakyat. TNI lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat. Jaga hubungan baik dengan komponen masyarakat, Pemerintah Daerah,
dan unsur wilayah lainnya. Kedekatan kita dengan rakyat adalah kekuatan kemanunggalan TNI-Rakyat
yang paling ampuh.

Upacara berlangsung Khidmat dan menjadi momentum penting dalam memperkuat jiwa nasionalisme, dedikasi, serta soliditas prajurit Kodim 0826/Pamekasan.

Related posts