Tingkatkan Profesionalisme, Yonbekpal 1 Marinir Laksanakan Pandu Heli

Sukabumi, PW: TNI AL, Pasmar 1. Prajurit Batalyon Perbekalan dan Peralatan 1 Marinir (Yonbekpal 1 Mar) dalam Latihan Satuan Dasar I (LSD I) Tri Wulan (TW) II tahun 2024 melaksanakan berbagai latihan, salah satunya pemanduan helikopter (Marshaling Helly) yang dilaksanakan di lapangan Pusat Latihan Pertempuran (PLP) 6 Antralina, Jampang Tengah, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (15/05/2024).

Memandu heli mendarat merupakan salah satu kemampuan yang dimiliki prajurit Bantuan Pendarat (Banrat) dalam mendukung operasi amfibi untuk memperlancar dan mempercepat pendistribusian bekal, infiltrasi pasukan maupun evakuasi korban, peran heli sangat vital dan sangat dibutuhkan. Pada saat awal pendaratan pengiriman bekal kritis sangat diperlukan kecepatan. Heli mendarat apabila tempat pendaratan aman dari musuh dan aman dari alam itu sendiri.

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk mendaratkan Heli, aba-aba pertama setelah pesawat datang yaitu menggunakan gerakan say hello, atau mengangkat tangan kanan lurus ke atas, ini menandakan bahwa ada orang di landasan. Setelah itu, mengarahkan tangan sejajar ke depan, hal tersebut menunjukkan bahwa pesawat harus mendarat di lokasi tersebut, tangan kembali lurus membentang ke kiri dan ke kanan pertanda pesawat harus lurus, kemudian jika hendak mengarahkan pesawat ke kanan atau ke kiri, tangan tinggal diangkat setengah saja hingga mematikan mesin pilot harus sesuai dengan instruksi marshaler.

Lebih lanjut, Danyonbekpal 1 Marinir Mayor Marinir Dian Mayestika., S.M., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa, “Heli mendarat dipandu dan diamankan oleh angggota Seksi Banrat serta menyiapkan lapangan atau titik pendaratan helly, dalam latihan ini tetap laksanakan prosedur keselamatan personel maupun material dengan prinsip zero accident,” jelasnya.

Related posts