Personel Lantamal XIII Tarakan ikuti pembinaan mental idiologi yang dilaksanakan oleh lantamal V secara vicon yang dilaksanakan di ruang rekonsiliasi Kuwil Lantamal XIII Jl. Sei Ngingitan, Kel. Mamburungan, Kec. Tarakan Timur, Kota Tarakan, Kalimantan Utara.(20/2).
Dengan pimpinan Aspers Danlantamal V Kolonel Laut (KH) Ir. W. Aliandri M.A.P. dengan nara sumber Kadisbintalal Brigjen Mar Sandy Muchjidin Latief, S.IP. dan Staf Kemenag RI Dr. H. Muhammad Nurjaman ini adalah untuk menyikapi Keanekaragaman suku, agama, ras, dan golongan yang ada di Indonesia rawan terjadi konflik Sara, sehingga perlu merawat kerukunan antar umat beragama. Seluruh prajurit TNI AL, PNS dan keluarga harus senantiasa menjadi contoh di lingkungan masyarakat, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Serta terus mendukung penuh kebijakan pemerintah dan pimpinan dalam menjaga kerukunan dalam kemajemukan bangsa.
Dalam paparan pembinaan mental idiologi tersebut pemapar juga menyampaikan bahwa moderasi beragama yang ada di Indonesia merupakan cara pandang, sikap dan praktek beragama dalam kehidupan bersama dengan saling menghormati mengedepankan toleransi dengan cara menyelaraskan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dalam membangun kemaslahatan umat berlandaskan prinsip adil, berimbang dan mentaati konstitusi.
Kegitan vicon pembinaan mental idiologi tersebut diikuti oleh Kadisminpers Lantamal XIII Letkol Laut (KH) Gatot Sudewo beserta perwakilan Prajurit dan pegawai Negeri Sipil (PNS) Lantamal XIII Tarakan.