Jakarta, 2 November 2022 —— Presiden Joko Widodo menyatakan, industri pertahanan dalam negeri berkembang sangat pesat karena pemerintah telah memberikan ruang yang luas kepada swasta untuk ikut membangun industri pertahanan Indonesia. “Saya kira ini sebuah perkembangan yang sangat baik dan yang paling penting kita bisa mengadopsi sebanyak mungkin teknologi-teknologi baru di bidang pertahanan militer. Yang paling penting itu,” tegas Presiden Jokowi, di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/10).
Disela – sela pameran, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono berkesempatan menerima pertemuan bilateral dengan Vice Admiral Pier Federico Bisconti Deputi Sekretaris Jenderal Pertahanan dan Deputi Direktur Nasional Angkatan Bersenjata Italia, Daniel Blazkovec Deputi Menteri Republik Ceko dan Vice Admiral Datuk Abdul Rahman Bin Ayob Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Diraja Malaysia.
Dalam kunjungannya tersebut, dilakukan pembicaraan tentang hubungan bilateral Angkatan Laut kedua negara diantaranya industri pertahanan seperti alutsista kapal perang, latihan bersama antara Angkatan Laut dan Kerjasama pengamanan daerah perbatasan laut yaitu melaksanakan patroli terkoordinasi antar Angkatan Laut di kawasan dalam menjaga stabilitas kawasan.
Hari ke-2 pameran industry pertahanan ini dijadwalkan akan mengunjungi display kapal perang produksi dalam negeri di pondok dayung dan juga akan dilaksanakan peresmian kapal rumah sakit buatan anak bangsa KRI dr Wahudun Sudirohusodo 991 (KRI WSH-991), yang akan memperkuat Armada Angkatan Laut Indonesia salah satu tugas utamanya dalam melaksanakan misi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan operasi kemanusiaan.
Selain mengunjungi sejumlah stan, Presiden Jokowi bersama Menhan Prabowo Subianto dan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono serta pejabat pendamping lain, juga berkesempatan menyaksikan live demo yang menampilkan kemampuan prajurit TNI dan kendaraan produksi dalam negeri dalam satu operasi militer.