TMMD ke 112 TA 2021 Di Buka Dengan Tema “Wujud Sinergi Membangun Negeri”

MAL-TENG PW. bertempat di Ruang Transit Kodim 1502/Masohi, jl. Banda, Kec. Kota Masohi, Kab. Malteng telah dilaksanakan kegiatan Acara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa Ke-112 TA 2021
“TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri” rabu 25/09/2021.

Acara pembukaan ini hadiri oleh Dandim 1502 masohi,Forkopinda malteng,polres malteng, kejari malteng, ketua MUI malteng dan ketua pengadilan agama malteng beserta undangan lainya.

Dalam Sambutan Dandim 1502/Masohi, Pembangunan wilayah desa merupakan salah satu realisasi dari kebijakan nasional Nawacita yang ingin membangun Indonesia dari pinggiran. Lebih jauh, salah satu titik fokus dari upaya nasional ini berupaya untuk mewujudkan kestabilan dan kemajuan Indonesia secara keseluruhan.

Salah satu peran nyata TNI dalam mendukung pembangunan tersebut adalah turut serta pada kegiatan TMMD ke-112 TA 2021 yang diselenggarakan selama 30 hari mulai tanggal 15 September sd 14 Oktober 2021. Selain mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat, TMMD juga merupakan wahana untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan serta Ketahanan Nasional menjaga keutuhan NKRI kepada generasi milenial.

Dandim menambahkan tema yang diangkat dalam TMMD ke-112 TA 2021 ini yaitu “Wujud Sinergi Membangun Negeri” tepat apabila dihadapkan dengan kondisi generasi muda saat ini yang semakin modern. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi, moralitas dan karakter generasi muda juga harus dibangun sehingga menjadi pribadi yang kreatif, aktif, inovatif dan berjiwa nasionalis yang kuat.

Kegiatan yang mewajibkan, Pada TMMD tahun ini kita melibatkan 50 Satgas TMMD di 50 Kabupaten Maluku, dengan didukung oleh Dinas Pemda setempat, antara lain Dinas PU, Kesehatan, Pertanian, BKKBN, Kesbangpol, Organsasi Kepemudaan (Menwa & FKPPI). Guna mencapai sasaran-sasaran fisik, kita berupaya menjawab masalah-masalah infrastruktur jalan usaha tani 2 km dan rehabilitasi 30 unit rumah tidak layak huni.

Untuk sasaran non-fisik, fokus program TMMD kali ini diarahkan untuk meningkatkan kekebalan dalam menghadapi isu-isu disintegrasi Bangsa dan hal-hal yang mengarah kepada konflik sosial. Dalam mencapai tujuan tersebut, Satgas TMMD yang bersinergi dengan dinas terkait di Pemda setempat, telah melaksanakan penyuluhan tentang Cinta wawasan kebangsaan, Ideologi Pancasila, bahaya Beragama. mengeluarkan penyuluhan kesehatan tentang bahaya Stunting Pembibitan pohon serta Literasi Digital.

Dalam pemerintah, Pelibatan TNI program pada dasarnya telah sesuai dengan amanat dalam UU TNI Nomor 34 Tahun 2004, khususnya tentang tugas TNI pada OMSP yaitu memberdayakan wilayah pertahanan secara dini sesuai dengan Sistem Pertahanan Semesta dan membantu tugas pemerintah di daerah, khususnya dalam aspek pembangunan kualitas dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, TNI AD berkomitmen untuk turut ambil bagian dalam upaya peningkatan kesejahteraan rakyat dan mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyatsebagai kekuatan pertahanan.

Meskipun tugas pokok tentara adalah yang terdepan di masa konflik, namun masa damai tentara juga wajib berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini dimanifestasikan diantaranya dengan turun ke lapangan membantu program pembangunan dan kesulitan rakyat, karena masa damai pada hakekatnya adalah masa persiapan untuk perang. Sejarah perjuangan Bangsa kita telah membuktikan bahwa TNI lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat dalam merebut kemerdekaan. Sampai kapanpun, roh TNI adalah rakyat tanpa rakyat, TNI bukanlah apa-apa. Tutur Dandim 1502 masohi Letkol Inf Sang Ngurah Wikrama Witapathy S.I.Kom.M.Tar (Han).M.I.Kom. @/red.

Related posts