Prajurit Yonkes 2 Mar Pasmar 2 Memberi Materi OJT Tangani Kasus Patah Tulang Terbuka Dan Tertutup

(Surabaya),- Dalam meningkatkan kemampuan dasar perorangan dan kesiapan dalam memberikan kesehatan yang baik, Prajurit Batalyon Kesehatan 2 Marinir ( Yonkes 2 Mar) memberi materi latihan penanganan patah tulang terbuka dan tertutup kepada peserta On Job Training (OJT) Tandikmata Kesehatan TNI AL TA. 2020 diruang rekreasi Yonkes 2 Marinir, Kesatrian Marinir Soetedi Senaputra Karang pilang,  Surabaya. Kamis (28/01/2021).

Pada materi latihan para partisipan melakukan praktik penanganan pasien patah tulang tertutup dan terbuka di antara lain membalik ruas-ruas tulang yang patah ke posisi semula (Reposisi), membuat ruas-ruas tulang tidak bergerak (Fiksasi / Immobilisasi) dan menangani tulang yang patah (Rehabilitasi).

Selanjutnya untuk menangani korban patah tulang tertutup peserta diajari tiga langkah utama. Yang pertama dilakukan pembidaian, memberi obat antibiotika dan analgetika, yang kedua segera dievakuasi ke pos kesehatan terdekat untuk Reposisi dan pemasangan Gips. Yang ketiga dilakukan Resusitasi, hentikan pendarahan, tidak dimasukkan kembali tulang yang menembus kulit, tutup bagian yang menembus kulit dengan kasa steril, merawat luka, memasang bidai sesuai lokasi patah tulang, memberikan Antibiotika dan Analgetika dan segera evakuasi korban untuk pembersihan luka (debridement) maksimal enam jam setelah kejadian.

Pada kesempatan ini Danyonkes 2 Mar  Letkol Laut (K) dr. Abdul Haris, Sp.BS., M.Tr.Opsla menyampaikan maksud diselenggarakan latihan kesehatan ini secara umum adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang penanganan korban dalam skala yang cukup besar dan cepat dalam perlindungan kesehatan pada operasi militer penanggulangan bencana. Sedangkan tujuan secara khususnya adalah agar peserta OJT mampu menyelenggarakan kegiatan dukungan dan perawatan kesehatan di Kesatuan masing masing, efektif, efisien dan lengkap dengan hasil yang optimal.

Related posts