Surabaya, PW: Dalam rangka menghadapi situasi yang berkembang saat ini khususnya penolakan tentang UU Cipta Kerja Prajurit Batalyon Zeni 2 Marinir ( Yonzeni 2 Mar) yang tergabung dalam SSY ( Satuan Setingkat Batalyon) 5 Menbanpur 2 Mar yaitu SSY yang disiapkan untuk melaksanakan pengamanan dalam aksi unjuk rasa tolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja di Jakarta, hari ini melaksanakan latihan DALHURA ( Pengendalian Huru Hara) di lapangan Apel Kesatrian Marinir Soetedi Senaputra Karangpilang,Surabaya. Senin ( 19 / 10 / 2020 )
Letkol Marinir Eko Puji Suryanto, M. M.,S.H.,M.Tr. Opsla selaku Danyon zeni 2 Mar sekaligus sebagai Komandan SSY 5 Menbanpur 2 Mar mengatakan latihan dalhura ini bertujuan untuk membekali para prajurit Marinir khususnya Yonzeni 2 Mar agar mengetahui dan mengerti tentang dasar-dasar dari pada pasukan Pengendalian Huru Hara baik ruang lingkup , pengertian dakhura, jenis formasi dasar pasukan dalhura, sikap-sikap pasukan dalhura dan persiapan pasukan dakhura dari tingkat regu sampai dengan peleton bahkan tingkat kompi.
“Kami sebagai prajurit Marinir yang dilahirkan dari rakyat,oleh rakyat dan bekerja untuk rakyat selalu mengedepankan cara persuasif dan humanis dalam pengendalian massa sehingga sebisa mungkin menghindari penggunaan tindakan kekerasan” Kata Dan SSY 5 Menbanpur 2 Mar.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan prajurit dalam mengatasi aksi huru hara, demonstrasi atau aksi massa lainya. Pelaksanaan latihan Dalhura ini tetap berpedoman pada protokol kesehatan penanggulangan Covid 19.