Camat kayoa dan kades lelei Harapkan Pemprov malut perhatikan wisata lelei

HALSEL, PW:Pemerintah Provinsi Maluku Utara abaikan aset parawisata di Desa Lelei Kecamatan Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan.

Salah satu Desa yang terletak di Pulau Kayoa Desa Lelei Kecamatan Kayoa memiliki kekayan dan keunikan panorama menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Kepala Desa Lelei Hi Abjan, saat dikonfirmasi PW. Minggu (12/7), menyampaikan keluhan rasa prihatinya melihat fasilitas yang rusak diabaikan Pemprov Malut atau Dinas Parawisata Malut.

Potensi aset desa yang turut menghasilkan pendapatan ekonomi masyarakat kini bagunan fila dan fasilitas lain terlihat kuno jelang periode kedua Abdul Gani Kasuba orang nomor satu maluku utara (Gubernur) wisata tidak lagi diperhatikan.

Padahal wisata ini banya didatangi pengunjung dari wisatawan lokal maupun wisatawan asing dari berbagai negara, saat ini kami tidak lagi gunakan fasilitas karena tidak layak dihuni para pengunjung. Sejak tiga tahun belakangan ini 2018-2020 ini fasilitas tidak lagi layak difungsikan untuk menjamu para tamu wisatawan inisiatif Pemdes bersama warga Kami sering manfaatkan rumah warga untuk dihuni para wisatawan, terang Abjan.

Sambung Abjan “fasilitas bangunan yang dibangun gunakan bahan kayu mulai lapuk tidak ter-urus kesanya diabaikan pemprov, maka kami berharap ada tangapan serius pemprov memberikan dukungan melihat kebutuhan wisata dan kembali salurkan dana pemeliharaan”, pungkasnya.
Menurut Camat Kayoa Muhammad Alfajri, menyampaikan pada PW. Minggu (12/7), menuturkan harapan besar meminta bantuan Pemprov Malut memberikan perhatian untuk kembali priotaskan wisata di Desa Lelei.

Wilayah geografis pulau Kayoa sebagai salah satu dari lima wilayah di indonesia yang berada pada posisi Lintasan Garis khatulistiwa, tentunya sangat di untungkan dengan berbagai macam kekayaan alam Kecamatan Kayoa yang dimiliki hasil perikanan dan kelautan dan keunikan panorama.
Besar harapan kami atas nama pemerintah Kecamatan dan Desa setempat, untuk dapat ditindaklanjuti wisata lelei untuk dapaat diperhatikan secara serius oleh Pemerintah Daerah Halsel maupun Pemprov Maluku Utara, Pungkasnya. (A/Red).

Total Views: 515 ,

Related posts

Leave a Comment