KOMANDAN KORPS MARINIR TINJAU PENGOLAHAN PUPUK KOMPOS “PUMAR” BATALYON INFANTERI 3 MARINIR

(Sidoarjo) PW : Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) meninjau lokasi pengolahan pupuk Kompos PUMAR (Pupuk Marinir) di Yonif 3 Marinir Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Jumat (26/06/2020).

Dalam melaksanakan peninjauan tersebut Komandan Korps Marinir didampingi  Ketua PG Kormar Ny. Etta Suhartono, Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, M.M, Ketua Korcab Pasmar 2 Ny. Mira Ipung Purwadi, Komandan Brigif 2 Marinir Kolonel Marinir Rudi Harto Marpaung dan Ketua Cabang 2 Korcab Pasmar 2 Ny. Ade Rudi H. Marpaung.

Komandan Korps Marinir beserta rombongan mendapat penjelasan dari Lettu Marinir Darmadi didampingi Komandan Batalyon Infanteri 3 Marinir Letkol Marinir Eko Budi Prasetyo tentang cara pengolahan sampah daun hingga menjadi pupuk kompos yang siap digunakan.

Proses pengolahan sampah daun menjadi pupuk organik diawali dengan pemilahan sampah, yaitu selain daun diambil kemudian pisahkan, sedangkan sampah daun dikumpulkan kemudian disiram dengan air yang dicampur dengan cairan Mikro Organisme Lokal (MOL) dan ditaruh di Windro kemudian didiamkan selama kurang lebih tiga hingga empat bulan (dalam kondisi lembab).

Setelah didiamkan selama tiga hingga empat bulan, sampah organik yang sudah melewati proses Windro kemudian dicacah dengan menggunakan mesin pencacah sampai halus. Setelah halus, kemudian disiram nutrisi sampai lembab dan sudah menjadi pupuk organik, kemudian dikemas ke dalam plastik kemasan dengan nama PUMAR singkatan dari Pupuk Marinir.

Komandan Korps Marinir mengapresiasi dan menyambut baik dengan kegiatan yang dilakukan prajurit Yonif 3 Brigif 2 Marinir, dengan mengolah sampah daun menjadi pupuk kompos ‘PUMAR’, sehingga dapat bermanfaat sekaligus bisa bernilai ekonomis dengan menjualnya, selain itu juga dapat mengurangi sampah daun yang ada di lingkungan Brigif 2 Marinir, sehingga lingkungan bisa menjadi bersih, nyaman dan asri.

Dalam kesempatan tersebut Komandan Korps Marinir mengharapkan agar plastik kemasan dikasih identitas yang menuliskan Korps Marinir sehingga masyarakat tahu bahwa produk tersebut hasil produksi dari prajurit Korps Marinir.

Total Views: 94 ,

Related posts

Leave a Comment