Dandim 0824/Jember Ucapkan Selamat Idul Fitri dan Ikut Serukan Sholat Idul Fitri Dirumah Saja

JEMBER – PW: Sebagai Kabupaten dengan penduduk sekitar 95% pemeluk agama Islam, Kabupaten Jember jelang lebaran memiliki geliat yang berbeda dari hari biasanya, meskipun dalam situasi pandemi covid 19., disisi lain pemerintah harus lebih fokus untuk melakukan percepatan penanganan covid 19 ini, mengingat khususnya data warga terpapar Covid 19 Kabupaten Jember terus mengalami peningkatan.

Hal ini yang mendorong Forkopimda Jember melakukan rakor dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) dan organisasi keagamaan lainnya, untuk melakukan pembahasan terkait protokol kesehatan cegah penularan covid 19 utamyanya jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H di Kabupaten Jember, yang memutuskan untuk melakukan Sholat Idul Fitri dirumah saja, tidak melakukan kunjungan door to door selama Idul Fitri tersebut, untuk meminimalkan penularan.
Terkait hal tersebut, Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin saat kami wawancarai, menyampaikan Selamat Idul Fitri 1441 H kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Jember, selanjutnya ikut menghimbau dan mengharap dengan sangat kepada masyarakat untuk tidak melakukan Sholat Idul Fitri di Masjid atau Lapangan, hal ini dalam rangka lebih pada rasa kasih sayang kita kepada ulama sepuh, umat Islam semua agar selamat dari bahaya penularan covid 19.
Beberapa waktu yang lalu dari para warga masyarakat yang baru mengikuti jamaah ijma di Sulawesi, sesampai di Jember terdata menjadi kontribusi meningkatnya data warga terpapar, sebanyak 6 orang positif terpapar covid 19, hingga jumlah sebelumnya 18 orang positif terpapar, dalam satu hari tersebut berubah menjadi 24 orang, dan saat ini menjadi 25 orang, warga Kabupaten Jember yang positif terpapar covid 19.
Dari peningkatan tersebut kita berharap peran masyarakat agar meningkatkan kesadarannya, untuk lebih patuh pada protokol kesehatan yang telah di sosialisasikan, mematuhi berbagai pembatasan yang telah di sosialisasikan, termasuk didalamnya pelaksanaan Sholat Idul Fitri kali ini, untuk dilakukan bersama keluarga dirumah saja.
Lebih lanjut Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin menegaskan, bahwa kita bersama Pemerintah Daerah sepakat lebih sayang pada masyarakat, bahkan pendapat sebagian besar ulama mendukung dan menegaskan bahwa Sholat Idul Fitri hukumnya sunat muakkad, sedangkan menjega kesehatan diri hukumnya wajib, hal ini demi kepentingan masyarakat yang lebih luas.
Untuk itu mari kita patuhi himbauan pemerintah, mari bersama berupaya untuyk keluar dari pandemi covid 19 ini, rajin cuci tangan, perhatikan phisycal distancing dan biasakan hidup bersih, agar kita semua terhindar dari bahaya penularan covid 19, Selamat Idul Fitri 1441 H semoga kita semua termasuk orang yang patuh dan dilindungi dari bahaya covid 19. (Siswandi)

Total Views: 423 ,

Related posts

Leave a Comment