Prajurit Yontankfib 1 Marinir TNI AL Asah Kemampuan Tempur dalam Latihan Parsial KSIT

Jakarta, PW: Dispen Kormar, TNI Angkatan Laut (Jakarta). Dalam semangat pengabdian tanpa batas, prajurit Batalyon Tank Amfibi 1 Marinir (Yontankfib 1 Mar) melaksanakan Latihan Parsial Kerja Sama Infanteri dan Tank (KSIT) sebagai wujud nyata kesiapan tempur menghadapi berbagai dinamika operasi darat.

Latihan ini dipimpin langsung oleh Dantonlat Lettu Marinir Tri Hartanto di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (14/04/2026).

Kegiatan diawali dengan penyampaian Perintah Operasi yang terstruktur dan tegas, memastikan setiap prajurit memahami peran, tugas, serta sasaran yang harus dikuasai. Dalam suasana penuh disiplin, para komandan regu dan awak ranpur menerima arahan taktis secara detail, mulai dari jalur manuver hingga koordinasi dukungan tembakan, sebagai fondasi utama keberhasilan di medan latihan.

Memasuki tahap manuver serangan, kekuatan ranpur Tank Amfibi tampil sebagai ujung tombak penghancur, bergerak agresif membuka jalan bagi unsur infanteri. Dengan perlindungan lapis baja, pasukan infanteri melaksanakan gerakan taktis secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Sinergi yang solid antara awak tank dan prajurit infanteri menjadi gambaran nyata profesionalisme serta kesiapan tempur prajurit Marinir dalam menghadapi segala bentuk ancaman.

Sementara itu, Danyon Tankfib 1 Mar, Letkol Marinir Wawan Fanani, menegaskan bahwa latihan KSIT ini merupakan bagian penting dalam membentuk prajurit yang tangguh, adaptif, dan siap digerakkan kapan pun negara memanggil. Integrasi kekuatan lapis baja dan infanteri akan terus diasah sebagai keunggulan tempur Korps Marinir TNI AL.

Related posts