Prajurit Yonkes 1 Marinir TNI AL Pastikan Stabilitas Kesehatan Satgas PRCPB Pasca Bencana Sumatera

Batang Toru, PW: Pen Pasmar 1. Keberhasilan misi kemanusiaan tidak hanya diukur dari kecepatan evakuasi, tetapi juga dari kesiapan fisik para penolongnya. Menyadari hal tersebut, prajurit Yonkes 1 Marinir TNI AL yang tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) bergerak sigap melakukan pengawasan dan penanganan medis intensif bagi personel yang bertugas di wilayah Sumatera. Kegiatan ini berlangsung di Desa Huta Godang, Kec. Batang Toru, Kab. Tapanuli Selatan, Rabu (21/01/2026).

Di tengah kondisi lapangan yang menantang, tim medis Yonkes 1 Marinir mendirikan posko kesehatan darurat untuk memastikan kondisi fisik prajurit tetap prima. Dengan dedikasi tinggi, terlihat personel medis melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin menggunakan stetoskop dan tensimeter untuk memantau tanda-tanda vital prajurit di tengah suhu udara yang tidak menentu.

Tak hanya pemeriksaan rutin, tindakan medis responsif juga diberikan kepada personel yang mengalami kelelahan ekstrem atau gangguan kesehatan saat bertugas. Dalam situasi terbatas di dalam tenda maupun barak, tim medis dengan terampil melakukan pemasangan cairan infus untuk memulihkan stabilitas kesehatan personel agar siap kembali melanjutkan misi kemanusiaan bagi masyarakat Sumatera.

Lebih lanjut, Lettu Laut (K) Tri Widada Selaku Danton Kesehatan di lapangan menyampaikan bahwa tugas kemanusiaan di wilayah Sumatera ini menuntut stamina yang luar biasa.

“Kepada seluruh tim medis untuk tidak lengah sedikit pun dalam memantau kondisi kesehatan prajurit, harus memastikan tidak ada personel yang tumbang, karena kehadiran mereka sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak. Ingat, kita adalah tulang punggung kesehatan di medan penugasan ini,” ujarnya.

Related posts