Ditengah Pandemi Covid -19″ Inovasi Babinsa Mengembangkan Budidaya Ikan Lele Dalam Ember

 

MARTAPURA-PW:Rabu ( 14/10) Puluhan Prajurit Babinsa Kodim Martapura setelah hari pertama menerima materi dan teori Budidaya Ikan Dalam Ember, kini hari kedua langsung praktek teknik pembuatan budikdamber .

Kepala Balai Budidaya Ikan Air Tawar Mandi Angin Andi Artha Doni Okto Putra, sangat mengapresiasi Dandim bersama jajarannya terkait program yang direncanakannya , yaitu mengajak para Babinsa untuk melakukan membuatnya sekaligus praktekkan budidaya ikan lele dalam ember.

Kami baik TNI dan Asn memberdayakan masyarakat pada sektor perikanan merupakan sektor prisfektif untuk bagaimana kita mendorong masyarakat mengembangkan budidaya ikan, bahkan ditengah pandemik covid -19 ini untuk mendapatkan kesejahteraannya memenuhi protein.

Untuk kami sangat berterimakasih kepada Komandan Kodim berkenan hadir ditengah – tengah kami menugaskan seluruh Danramil juga Babinsa untuk ikut serta mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan sektor budaya ikan.

Andi menegaskan akan mendukung sepenuhnya Dandim bersama jajaran pendampingan teknis maupun integrasi progam dalam pengembangan budidaya ikan dalam ember langsung menyentuh kemasyarakat

Terkait program batuan ini akan didukung sepenuhnya melalui stimulus Kodim termasuk program kepelatihan tadi dan bantuan
nantinya akan diberikan kemasyarakat sehingga mereka akan lebih mandiri lagi,” Tuturnya’

Hal tersebut juga disampaikan Dandim 1006/Mtp Letkol Arm Siswo Budiarto usai menyaksikan langsung cara pembuatan budidaya ikan dalam ember.

Siswo menuturkan bahwa kunjungan kita kebalai budidaya ikan air ini mempunyai tujuan adalah menerapkan kemarin sudah kita sosialisasi di Makodim Bakti Sosialisasi pemberdayaan untuk masyarakat di tengah pandemik ini

Kita sudah tau cara budidaya ikan khususnya dengan cara bioflok atau cari dalam ember pada ketahanan pangan, ini sangat berguna bagi masyarakat, selain ikan berkembang juga diatasnya ada tanaman sayur.
misalkan dalam satu ember saja bisa dipelihara 50 ikan .

Jika setiap keluarga punya satu saja , dalam jangka waktu dua bulan bisa panen, berapa biaya kehidupan prajurit terpenuhi. Ini sangat bagus dikembangkan kemasyarakat.

Untuk itu lah ditengah pandemik virus Corona terus berbuat,tidak hanya pasrah dengan kondisi dan keadaan, tapi kita berupaya mengajak masyarakat dengan didukung oleh pemerintah mudah – mudahan upaya kita ini ditengah pandemik berhasil untuk meningkatkan ketahanan pangan, Minak untuk keluarga

Ditengah diikut sertakan babinsa dalam pengembangan budidaya ikan ini ditengah pandemik, Dandim menegaskan bahwa mereka adalah ujung tombak dari TNI.

Jadi kita harapkan Babinsa ini dengan mereka memahami secara utuh dan mendalam bagaimana mulai dari proses pembuatan kemudian sampai nanti menghasilkan benih didukung oleh Balai Ikan Air Tawar mandi angin, bisa mengajak elemen masyarakat di wilayah binaannya melaksanakan hal ini.

Kita juga diKodim dengan adanya pelatihan tersebut saya sudah canangkan buat program, dan setiap Koramil harus membuat kita lihat hasilnya, untuk apa supaya mengajaknya warga wilayah binaannya masing-masing untuk berbuat dalam waktu jangka panjang bisa mensejahterakan masyarakat.(Mk-95).

Related posts