On Task Terakhir, KRI SIM-367 Ditunjuk MTF Commander Pimpin Latihan Periodic Capability and Readiness Days 6.0

Lebanon, PW: Dalam penugasan terakhirnya, KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 mendapatkan kehormatan dari Pejabat nomor 1 (satu) Maritime Task Force (MTF) UNIFIL Rear Admiral Andreas Markus Mugge yang onboard langsung di KRI SIM-367, dalam rangkaian latihan Periodic Capability and Readiness Days Exercise 6.0 (EXERPICARD 6.0) di Laut Mediterania, Lebanon. Jumat (1/8/2022).

Latihan EXERPICARD 6.0 ini merupakan latihan bersama yang dilaksanakan secara periodik oleh seluruh kapal perang peserta MTF UNIFIL di perairan Lebanon yang telah dilaksanakan sebanyak 6 (enam) kali. Tujuan diselenggarakan latihan ini adalah untuk menjaga profesionalisme prajurit selain pelaksanaan tugas pelayaran patroli menjaga perairan Lebanon yang menjadi tugas pokoknya. Terdapat 5 (lima) kapal perang yang ikut serta dalam latihan EXERPICARD 6.0 antara lain Kapal Perang Negara Bangladesh, Kapal Perang Negara Turki, Kapal Perang Negara Yunani, Kapal Perang Negara Jerman serta Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Rangkaian latihan meliputi; Advanced Maneuvering Exercises, Gunnery Exercise, Mailbag Transfer, Navcomex, serta Fly Exercise dalam serial Winchex yang dilaksanakan oleh Helikopter AS 565 MBE Panther HS-4206 onboard di KRI SIM-367.

Pada Latihan EXERPICARD 6.0 kali ini, KRI SIM-367 mendapatkan kehormatan yang luar biasa dari MTF UNIFIL, ditunjuk untuk memimpin seluruh kapal dari negara lain dalam seluruh rangkaian kegiatan latihan. Kegiatan diawali dengan peninjauan langsung pelaksanaan tugas kapal-kapal di daerah operasi UNIFIL bagian laut atau Area of Maritime Operation (AMO) oleh MTF Commander menggunakan helikopter sekaligus melaksanakan flyby ke setiap kapal untuk melihat latihan bersama EXERPICARD 6.0 yang dilaksanakan. MTF Commander landing di geladak heli KRI SIM-367 dan disambut Guard of Honor prajurit serta diterima oleh Komandan KRI SIM-367 setelah pelaksanaan inspeksi.

Disela-sela waktu latihan, Rear Admiral Andreas Markus Mugge mengatakan kepada Komandan KRI sekaligus Dansatgas Letkol Laut (P) Abdul Haris, bahwa beliau sangat bangga dan berterimakasih kepada seluruh prajurit yang telah berhasil melaksanakan tugas pokok MTF serta menunjukkan dedikasi, loyalitas dan profesionalitas dalam kancah Internasional selama 1 tahun 4 bulan ini. Terbukti sampai dengan saat ini hingga menjelang kepulangannya ke Tanah Air, KRI SIM-367 selalu dapat melaksanakan seluruh tugas yang diberikan MTF UNIFIL dengan sangat baik dan tuntas.

“Seluruh prestasi dan apresiasi terhadap KRI SIM-367 ini dapat diraih dengan usaha yang luar biasa dari awal menjalankan misi hingga saat ini menjelang akhir penugasan. Ini semua dapat dicapai juga tidak lain karena tingginya dedikasi, semangat dan profesionalisme seluruh prajurit KRI SIM-367 sebagai duta diplomasi bangsa dan duta perdamaian PBB. Bukan hanya latihan, kita juga dipercaya dan diberikan kehormatan dari pemimpin MTF UNIFIL. Kita sudah membuktikan itu, hal ini merupakan implementasi dari penekanan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono yaitu untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dan profesional sebagai prajurit Jalasena yang berkelas dunia, diwujudkan melalui latihan-latihan bersama dengan Angkatan Laut negara sahabat.” Ungkap Dansatgas kepada seluruh prajurit.

Dalam misi terakhir seluruh kapal bergerak menuju Zona Barbara 3 untuk melaksanakan latihan penembakan Meriam/Gunnery Exercise sebagai puncak dari seluruh rangkaian latihan. Semangat tanpa lelah terpancar dari prajurit KRI SIM-367 dalam melaksanakan seluruh rangkaian latihan sampai selesai dengan ditutup serial latihan Navcomex.

Related posts