Taman Danmenkorptar dan Adi Makayasa

Magelang, Jum’at (18/09/2020) – PW: Peresmian Monumen Danmenkorptar dan Adi Makayasa di Akademi Militer Magelang tepatnya di depan Gedung Sumartal oleh Gubernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr.(Han), hadir dalam kegiatan ini Wagub Akmil Brigjen TNI I Gde Agit Thomas, para pejabat Distribusi Akmil, para pejabat Korps Taruna dan perwakilan personel Mipatek.

Gubernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam Santoso dalam sambutannya, ”Kita harus menghargai para pejabat pendahulu, terutama para taruna yang pernah menjabat Danmen korps dan peraih Adi Makayasa. Tentunya kita harus menghormati dan mengabadikan berupa taman yang berisi pohon kenangan di tempat kita yang masih kental sekali dengan peninggalan berupa monumen”.

Harapan Gubernur Akmil, “Taman Danmenkorptar dan Adi Makayasa ini terus dirawat, dipelihara kebersihannya, sehingga taman ini menjadi salah satu andalan Akmil”.

Pembuatan Monumen Danmenkorptar dan Adi Makayasa di Akademi Militer Magelang tepatnya di depan Gedung Sumartal. Monumen ini diprakarsai pembuatannya oleh Kadep Mipatek Akmil Kolonel Inf Joko Slamet, S.IP, M. SI, MM yang baru satu bulan menjabat yang dibantu oleh personel Mipatek yang tidak berdinas khusus. Monumen ini untuk mengenang para Alumnus Akademi Militer terutama yang menjabat Danmenkorptar dan meraih Adi Makayasa di tiap tiap tahun Angkatan. Secara kebetulan putra pertama beliau Kolonel Inf Joko juga menorehkan prestasi peraih Adhi Makayasa di Akademi Militer pada tahun angkatan 2018 atas nama Letda Inf Rovi Ardya Prawira S,Tr Han yg bertugas di Kopassus.

Pelaksanaan pembuatannya setiap hari kerja mulai pukul 08.00 Wib sampai menjelang isoma 11.30 Wib. Dikerjakan secara gotong royong oleh personel Mipatek dengan dibantu 2 tukang. Dengan tujuan “untuk mendorong motivasi Taruna maupun Alumni dalam bertugas dan berkarya di masa depan, serta mewujudkan kepedulian Akmil terhadap upaya pelestarian pohon langka dan lingkungan hidup yang sejuk dan asri”, pungkas Kolonel Inf Joko.

“Penanaman pohon ini merupakan suatu Tradisi di Akmil yang memiliki makna, sebagai wujud ikatan batin yang tak akan retas oleh ruang dan waktu. Penanaman pohon sebagai prasasti di Akmil hanya di perbolehkan untuk para Tamu kehormatan negara Republik Indonesia (Kepala Negara tetangga RI), Presiden RI, Panglima, Kasad dan para pejabat lama Gubernur Akmil serta para peraih Adi Makayasa saat menempuh pendidikan di Akademi Militer Magelang ditiap-tiap angkatannya”. Lanjut beliu.

Adhi Makayasa (bahasa Sanskerta: आदि माख्यास) adalah penghargaan tahunan kepada lulusan terbaik dari setiap matra TNI atau Kepolisian, yaitu Matra Darat (dari Akademi Militer Magelang), Matra Laut (dari Akademi Angkatan Laut Surabaya), Matra Udara (dari Akademi Angkatan Udara Yogyakarta), dan Matra Kepolisian (dari Akademi Kepolisian Semarang). Penerima penghargaan ini adalah mereka yang secara seimbang mampu menunjukkan prestasi terbaik di tiga aspek yaitu akademis, jasmani, dan kepribadian (mental). Penganugerahan Adhi Makayasa secara langsung diberikan oleh Presiden Republik Indonesia (atau perwakilan atas nama Presiden). Tegasnya

Pemberian anugerah Adhi Makayasa dilaksanakan pada acara Prasetya Perwira (Praspa) dan Sumpah Perwira, yaitu upacara pelantikan para taruna Akabri (Angkatan Darat (Akmil), Laut (AAL) dan Udara (AAU)) dan Kepolisian, sejak dipisahkannya Kepolisian RI dari struktur TNI pada tahun 2000, maka mereka hanya mengikuti pelantikan Prasetya Perwira dan penganugerahan Adhi Makayasa, sedangkan acara Sumpah Perwira Polisi dilakukan dalam upacara terpisah.

Sejak tahun 1984 hingga tahun 2003, pelantikan perwira remaja lulusan Akademi TNI dan Akpol dan penganugerahan Adhi Makayasa selalu dilaksanakan di Istana Merdeka. Namun, mulai tahun 2004, pelantikan akan dilakukan secara bergantian di Akmil, AAL, dan AAU. Sejarah tempat pelantikan Praspa TNI dan Pelantikan Polri sejak 1970 hingga 2003 yakni Parkir Timur Senayan Jakarta dua kali (1970 dan 1971), AAU Yogyakarta enam kali (1972, 1975, 1976, 1977, 1980 dan 1983), AAL Surabaya tiga kali (1973, 1978 dan 1982), Akmil Magelang dua kali (1974 dan 1981), Markas Besar TNI Jakarta dua kali (1998), Istana Negara 15 kali (1984 hingga 1997, 1999) dan empat kali pada 2000 hingga 2003. Di tahun 2017 dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, penganugerahan Adhi Makayasa kembali dilaksanakan di Istana Negara.

Sedangkan Danmenkorptar (Komandan Resimen Korps Taruna) Akademi Militer (semacam ketua senat mahasiswa) di Akmil, AAU, AAL dan Akpol .

Di sela sela kegiatan yang relatif padat Kadep Mipatek menyampaikan,“dulu para Alumnus (kami) sama sama satu almamater di tempa di dalam Resimen Korps Taruna Akademi Militer Magelang matra darat, yang sekarang dalam pengabdian TNI AD, tersebar di seluruh penjuru tanah air Republik Indonesia. Semoga Tuhan memberkahi sumpah dan janjimu”.

Total Views: 810 ,

Related posts