Pos Pelayanan Kalvari Kota Sorong Ditahbiskan Menjadi Jemaat Mandiri GKI Kalvari

Kota Sorong (31/1) PW: Pos Pelayanan (Pospel) Kalvari yang beralamat di BTN Km 9,5 Kota Sorong, hari ini resmi ditahbiskan menjadi gereja mandiri. Sehingga jika sebelumnya hanya sebagai pos pelayanan, maka mulai hari ini (31 Januari 2021) menjadi Jemaat Mandiri Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kalvari. Proses peresmian atau pentahbisan GKI Kalvari ini ditandai dengan prosesi dibawa masuknya berbagai peralatan gereja, yang dilakukan oleh para pengurus gereja.

Namun sebelum memasuki ruang gereja, terlebih dahulu dilakukan pembukaan selubung papan nama GKI Kalvari bersamaan dengan penekanan tombol sirene. Penekanan tombol sirene dan pembukaan selubung papan nama GKI Kalvari ini dilakukan oleh Walikota Sorong Drs Ec Lambertus Jitmau MM yang diwakili Assisten III Setda Kota Sorong Ir Ruddy Laku, Ketua Klasis GKI Sorong Pdt. Isak Semuel Kwaktolo S.Si Teol serta Ketua Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GKI Betania km 9,5 Pdt Melkianus S. Kemeray S.Th.

Kemudian dilakukan penandatanganan prasasti oleh Ketua Klasis Sorong. Selanjutnya dilakukan ibadah bersama didalam gedung gereja, dirangkaikan dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan surat keputusan Pospel Kalvari menjadi jemaat mandiri GKI Kalvari. Surat keputusan tersebut diserahkan Ketua Klasis GKI Sorong kepada Ketua PHMJ GKI Betania dan selanjutnya diserahkan kepada PHMJ GKI Kalvari. Walikota Sorong disela-sela ibadah, diberikan kesempatan menandatangani prasasti.

Ketua Klasis GKI Sorong Pdt Isak Kwaktolo saat dimintai keterangan menyampaikan jika pentahbisan Pospel Kalvari menjadi GKI Kalvari sudah melalui koordinasi bersama PHMJ gereja induk yaitu GKI Betania BTN. Menurut Pdt Isak Kwaktolo, Pospel Kalvari sudah akan dimandirikan pada tahun 2020. Namun karena adanya wabah Covid-19 di dunia dan termasuk juga di Kota Sorong, maka terjadi pergeseran dan hari ini baru ditahbiskan menjadi jemaat mandiri. Pdt Isak Kwaktolo juga menegaskan jika hari pentahbisan ini adalah juga merupakan hari ulang tahun jemaat dan bukan pada saat berdiri sebagai pos pelayanan.

Ketua Klasis GKI Sorong ini berpesan kepada jemaat GKI Kalvari BTN Km 9,5 untuk terus memperhatikan dan menjaga persekutuan koinonia. “Toleransi antar umat beragama di lingkungan tempat tinggal juga harus di jaga. Kemudian jemaat juga harus dapat memperhatikan protokol kesehatan dan mematuhi setiap anjuran pemerintah”, tandas Pdt Isak Kwaktolo. Wakil Ketua PMJ GKI Betania Andre Lopulalanu SE menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan, karena setelah melalui proses panjang (sekitar 13 tahun), akhirnya jemaat Kalvari dapat menjadi jemaat mandiri di Klasis GKI Sorong.

Andre Lopulalanu berharap agar tanggung jawab pelayanan dari gereja induk yaitu GKI Betania, dapat dilanjutkan di GKI Kalvari serta berharap juga agar jemaat ini dapat berkembang dan terus bertumbuh. Wakil Ketua PHMJ GKI Kalvari Hanock H. Mahulete pada kesempatan yang sama menjelaskan jika pada awal pelayanan di jemaat GKI Kalvari tersebut, akan mempersiapkan perangkat pelayan yang kemudian akan mengembangkan pelayanan. Agar pelayanan di jemaat GKI Kalvari akan berjalan dengan baik dan jemaat terus bertumbuh dalam iman dan ketaatan kepada Tuhan Yesus sebagai Kepala Gereja.

Dengan ditahbiskannya Pos pelayanan Kalvari menjadi jemaat mandiri GKI Kalvari, maka GKI Kalvari menjadi jemaat ke 45 di Klasis GKI Sorong. Untuk diketahui, pentahbisan GKI Kalvari yang turut dihadiri Sekda Kota Sorong Drs Yakop Kareth M.Si ini berawal dari berdirinya salib yang terbuat dari kayu pada tahun 1998 atas inisiatif PKB Rayon Kalvari. Tahun 2008 dimulai persiapan penimbunan tanah dan tahun 2009 peletakan batu pertama pembangunan gedung sekolah minggu. 10 November 2019 diresmikan menjadi pos pelayanan dan hari ini 31 Januari 2021 ditahbiskan menjadi jemaat mandiri GKI Kalvari BTN Km 9,5 Kota Sorong.

/Jacob Sumampouw

Related posts