Setelah Lima Hari Latihan, PKB Opsgab “Wira Siaga XL” Resmi Ditutup

Lembang, PW: Setelah lima hari melaksanakan latihan posko, Program Kegiatan Bersama Operasi Gabungan (PKB Opsgab) “Wira Siaga XL”secara resmi ditutup Danseskoal Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H., M.A.P., M.Tr (Han)., di Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan. Jumat (23/10/2020) yang turut diikuti Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., Wadan Seskoau Marsma TNI Jemi Trisonjaya, M.Tr (Han)., Kapusoyu Seskoau Kolonel Pnb Nurtantio Affan, S.E., M.H., para pejabat Seskoau dan Pasis Seskoau Angkatan Ke-57 secara virtual dari Gedung Widya Yudha, Pusoyu Seskoau, Lembang.

Dalam sambutan Dansesko TNI Marsdya TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., yang dibacakan Danseskoal disampaikan bahwa kurang lebih selama sepekan melaksanakan latihan yang diikuti Pasis Sesko TNI dan Sesko Angkatan diharapkan dapat membekali Perwira Siswa (Pasis) dalam merumuskan, merencanakan, dan melaksanakan tugas operasi membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad).

Hal ini penting dilatihkan, mengingat tugas TNI ke depan khususnya Operasi Militer Selain Perang (OMSP) akan semakin berat, kompleks yang dihadapkan perubahan iklim secara cepat, sulit terduga, dan perlu langkah cepat dalam mengantisipasinya dengan pemikiran secara komprehesif, integral, serta proporsional. “Pola pemikiran seperti itu harus dibiasakan agar kedepannya mampu memberikan solusi terbaik dalam menangani permasalahan dan tentunya modal Pasis sekalian yang nantinya akan menjadi pemimpin dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Terselenggaranya PKB Opsgab “Wira Siaga XL” ini, Dansesko TNI menyakini pemahaman dan kemampuan Pasis dalam merencanakan Komando dan Pengendalian operasi gabungan terpadu semakin meningkat, terjalin kekompakan, meningkatkan profesionalisme, dan cara berpikir menjadi lebih luas.

“Bekerjalah secara profesional, proporsional dan disiplin yang tinggi, sehingga kita semua mampu menampilkan citra positif serta pegabdian tanpa pamrih melalui TNI untuk bangsa dan negara dengan landasan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya. Karena menurutnya, TNI berasal dari rakyat, berjuang untuk kepentingan rakyat dan bangsanya guna menjamin keutuhan wilayah nasional.

Related posts