Komandan Brigif 2 Marinir Pimpin Peringatan Hari Dharma Samudera

0

(Sidoarjo), PW: Komandan Brigif 2 Marinir Kolonel Marinir Agus Gunawan Wibisono, S.H., M.M memimpin upacara peringatan Hari Dharma Samudera Tahun 2020 di lapangan apel Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo. Rabu (15/01/2020).

Komandan Brigif 2 Marinir Kolonel Marinir Agus Gunawan Wibisono, S.H., M.M

Pada upacara Hari Dharma Samudera tahun 2020 yang diikuti Wadan Brigif 2 Marinir Letkol Mar Argo Setiyono tersebut juga diikuti para Perwira Staf/Dansatlak dan para Perwira serta seluruh prajurit dan PNS Brigif 2 Marinir.

Kegiatan diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, dilanjutkan dengan pembacaan sejarah pertempuran laut, bertindak sebagai Komandan Upacara Kapten Marinir Heru Susanto yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Kompi Barakuda Yonif 1 Marinir.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E.,M.M., dalam amanat tertulis yang dibacakan Komandan Brigif 2 Marinir menyampaikan bahwa Hari Dharma Samudera merupakan bentuk penghormatan terhadap para Pahlawan bangsa sekaligus mengenang peristiwa yang terjadi di Laut Arafuru pada 58 tahun silam.

Pertempuran Laut Arafuru yang terjadi pada tanggal 15 Januari 1962, lanjut Kasal, merupakan peristiwa heroik dalam Sejarah Angkatan Laut yang ditunjukkan Pelaut-Pelaut kita dibawah kepemimpinan Komodor Yos Sudarso. Sebagai Prajurit laut, Komodor Yos Sudarso menunjukkan keteladanan dan inspirasi kepemimpinan dalam melaksanakan tugas yang di emban, sifat rela berkorban dan ikhlas dalam bekerja merupakan nilai-nilai luhur yang ditunjukkan dalam peristiwa tersebut.

Di era revolusi industri 4.0 seperti saat ini, dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat dan pengaruh era globalisasi, tantangan kita sebagai garda pelindung keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, akan menjadi semakin kompleks. Prajurit TNI Angkatan Laut dituntut untuk lebih adaptif, produktif, berinovasi tinggi dan kompetitif dalam meningkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas. Dalam proses itu jangan sampai melupakan jati diri seorang prajurit yang selalu berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Trisila TNI Angkatan Laut.

Pewarisan nilai-nilai kejuangan dalam peringatan ini juga mewakili sejumlah pertempuran laut lainnya, misalnya pertempuran Laut Cirebon, pertempuran Teluk Sibolga, pertempuran Laut Malaka dan pertempuran laut lainnya.

Share.

Comments are closed.