Camat Sidikalang Resmi Buka Pelatihan Cluster Lurah/Kepala Desa Program Kotaku TA.2019

0

Dairi, PW: Kegiatan Pelaksanaan Pelatihan Cluster Lurah/Kepala Desa Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) TA.2019 yang di laksanakan di Aula Kantor Camat Sidikalang yang di hadiri Camat Sidikalang Agel Siregar,S.ST,M.AP,mewakili Danramil 02/Sidikalang Serma DK.Butar butar,Penanggung jawab Askot Mandiri Kabupaten Dairi Aji Winanda,SE, Ketua Tim Konsultan Rosari Girsang,SE, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM),Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM),Kepala Desa Bintang Aladin Sinaga,Kepala Desa Huta Rakyat Pander Sitepu dan perwakilan dari masing-masing desa/kelurahan yang resmi di buka oleh Camat Sidikalang pada hari ini Rabu (4/9/2019).

Pada kesempatan pembukaan pelatihan ini Serma DK.Butar butar mewakili Danramil 02/Sidikalang mengatakan,”Bahwa¬† ada 2 Kelurahan dan 3 desa yang mendapatkan Program kota tanpa kumuh TA.2019 yaitu :

  1. Kelurahan Sidikalang
  2. Kelurahan Batang Beruh
  3. Desa Huta Rakyat
  4. Desa Bintang
  5. Desa Bintang Mersada

Bagi kelurahan/desa yang mendapatkan program kota tanpa kumuh di harapkan harus terbuka dan dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang program kota tanpa kumuh ini apa tujuan maupun kegunaannya agar tidak ada hal hal yang di tutup tutupi agar tidak ada prasangka yang tidak baik dari masyarakat dan harapan saya program pelatihan ini dapat berjalan dengan baik sehingga dapat menjawab maupun mendukung pelaksanaan program kota tanpa kumuh di lapangan,ujarnya.

Camat Sidikalang Agel Siregar,S.ST,M.AP mengatakan,”Program Kota Tanpa Kumuh ini sangat baik untuk mengurangi daerah yang masih kumuh karena itu manfaatkan momen ini agar Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) mampu untuk melaksanakan program ini dan kepada Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) agar menyiapkan kelengkapan administrasi karena ini menyangkut anggaran serta dapat menjalankan program dengan baik dan benar serta bertanggung jawab,imbuhnya.

Camat Sidikalang juga menambahkan,”kami Pemerintah bertanggung jawab untuk memonitor kegiatan program ini serta menjawab semua persoalan yang timbul,kami juga akan melihat langsung pada saat pengukuran sampai membuat patok di lapangan,walaupun yang melaksanakan kegiatan di lapangan adalah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) tetapi saya akan minta pertanggung jawaban dari Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan harapan saya perdayakan warga sekitar untuk melaksanakan pekerjaan ini,katanya mengakhiri.*Cikawan Tarigan

Share.

Comments are closed.