Gubernur Papua Barat Dipastikan Buka PEDA KTNA Se-Papua Barat di Bintuni

0

Bintuni,PW: Gubernur Papua Barat, Drs.Dominggus Mandacan direncanakan akan membuka Pekan Daerah ke-IV Kontak Tani Nelayan Andalan se-Papua Barat hari Minggu tanggal 21 Juli 2019 di lapangan GSG

Perubahan jadwal ini di karenakan kegiatan Gubernur yang begitu padat. Sedianya pembukaan tanggal 22 namun dirubah ke tanggal 21 dikarenakan ada kegiatan di Maybrat dan dinas luar daerah

Bupati Teluk Bintuni, Ir.Petrus Kasihiw.MT saat diminta tanggapanya menjelaskan, memang sesuai jadwal Gubernur membuka tanggal 22 Juli, namun atas satu dan lain hal sehingg dimajukan satu hari jadi tangal 21 Juli.

Baru saja Gubernur melalui sekpri menyampaikan bahwa, agenda tangal tangal 21 sudah pasti Gubernur hadir untuk membuka Peda IV di Bintuni.

Sehingga sebagai tuan rumah, kesiapan sudah maksimal, dan sampai hari ini penyediaan sarana prasarana untuk kebutuhan Peda sudah siap. Panitia juga sudah membagikan tugas, dimana masing masing OPD ditugaskan menerima para delegasi kabupaten/kota yang hadir.

Kita berharap, para delegasi kabupaten/kota bisa mengontak person kepada panitia di Bintuni agar kita bisa memastikan keberangkatan mereka. Sehingga Kabupaten Teluk Bintuni sebagai tuan rumah menyiapkan akomodasi dan lain lain. Pada intinya kami sebagai tuan rumah siap menerima para kontingen di Teluk Bintuni

Lebih lanjut dijelaskan Bupati, tanggal 20 Gubernur sudah tiba di Bintuni dan besoknya hari Minggu jam 2 siang beliau akan membuka atau pencanangan Peda ke-IV.

Jadi walaupun dimajukan tanggal 21, tetapi konsekwensi sebagai tuan rumah adalah harus siap. Intinya, kita harus jadi tuan rumah yang baik dalam pelaksanaan PEDA ke-IV ini.

Sebagai tuan rumah,Teluk Bintuni berharap dapat mendorong sector pertanian, baik petani, peternak, nelayan dan perkebunan yang merupakan potensi potensi kita. Khusus untuk Bintuni, kita harap bahwa, pertanian merupakan pusat bergantungnya mata pencarian lebih khusus masyarakat asli.

Dengan kegiatan ini juga, Teluk Bintuni bisa bertukar pengalaman dengan kabupaten lain yang sudah maju dalam inovasi pertanian, bukan hanya dari produksi tetapi paska produksi.

Untuk itu, saya ajak masyarakat Bintuni merespon kegiatan ini dan ramai ramai mengunjungi stand stand setiap kabupaten/kota karena ini akan membawah kita ke suatu pencerahan bahwa, lewat pertanian bisa hidup dan ekonomi bisa berkembang. (Humas&Protokoler)

Share.

Comments are closed.