Kodiklatad Gelar Bhakti Sosial Dalam Rangka Sosialisasi Lat Ancab TNI AD 2019 Di Rahlat Baturaja

0

Baturaja, PW: Dankodiklatad, Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos melaksanakan kunjungan dalam rangka sosialisasi Latihan Antar Kecabangan (Ancab) yang dipusatkan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat AD, Martapura – Baturaja, Sumatera Selatan. Sabtu(13/7). Kegiatan Lat Ancab ini akan dilaksanakan pada bulan Agustus mendatang, dengan demikian Kodiklat AD melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang berada di seputaran area latihan. Selain itu juga dilaksanakan acara Bhakti Sosial bertempat di titik menara tinjau lama dengan membagikan 400 paket sembako dari Kodiklat AD untuk masyarakat desa Lubuk, desa Sepancar serta desa Kemelak yang disambut antusias oleh warga.

Dalam sambutannya, Dankodiklatad menjelaskan kepada masyarakat bahwa wilayah mereka merupakan bagian dari daerah Puslatpur yang berada dibawah Kodiklat AD, yang dalam waktu dekat akan digunakan dalam Latihan Ancab TNI AD. Untuk itu beliau menghimbau agar masyarakat sekitar berhati – hati serta ikut merawat daerah latihan tersebut. Beliau menambahkan bahwa saat ini sudah dibuka jalan sepanjang 60 km dengan menghindari penebangan pohon-pohon besar dan berharap tidak ada lagi penebangan liar terhadap pohon-pohon besar sehingga tetap menjaga keasrian daerah tersebut.

Perlu diketahui bahwa daerah latihan TNI AD yang terletak di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat AD, Baturaja sedang melaksanakan pembenahan guna mempersiapkan Latihan Ancab TNI AD. Perencanaan pembenahan daerah latihan (rahlat) Baturaja dimulai dari tahun 2018, dengan adanya Nota Kesepahaman yang dilakukan oleh TNI AD, PT KAI, dan PT BUKIT ASAM. Selanjutnya bulan April 2019 hingga kini pembenahan terus dilaksanakan sehingga diharapkan dapat selesai sebelum Latihan Ancab 2019 digelar.

Diungkapkan oleh Dankodiklatad, bahwa ada beberapa keunggulan dengan adanya penataan rahlat terkini. Pertama, rahlat yang ada sekarang dapat mengakomodasi gerakan manuver tingkat Brigade Tim Pertempuran dengan lebih leluasa. Kedua, medan latihan dibuat se-ideal mungkin untuk pergerakan pasukan Infanteri dengan Satuan Mekanisnya, pasukan Kavaleri dengan Tank, serta Satbanmin untuk membantu pergerakan pasukan depan. Ketiga, medan latihan yang dipakai tidak lagi mengganggu aktivitas kereta api pengangkut batu bara sehingga dapat mensukseskan Ketahanan Energi Nasional.

Keempat, adanya pembangunan menara tinjau yang lebih tinggi sehingga dapat melihat rangkaian mauver pasukan secara keseluruhan. Kelima, pembenahan medan latihan diarahkan untuk mengakomodasi segala doktrin pertempuran modern dari mulai Operasi Konvensional, Operasi Lawan Insurjensi, Operasi Pertempuran Kota, Operasi Perang Hutan dan operasi lainnya, dengan menggunakan peralatan yang modern seperti kendaraan tempur dan alutsista modern sehingga secara insidentil dapat digunakan untuk latihan bersama negara lain guna mewujudkan mutual trust dan respect yang menuju kepada TNI AD yang berkelas dunia.

Selanjutnya Dankodiklatad menyampaikan juga bahwa pembenahan medan latihan yang kini sudah mencapai 80% ini ditujukan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AD. Lebih lagi, medan latihan ini juga akan digunakan untuk menguji coba berbagai alutsista TNI AD yang telah dimodernisasi agar sesuai dengan taktik, teknik dan doktrin yang telah ditetapkan. Beliau menambahkan bahwa untuk format latihan ancab tahun 2019 kali ini dalam bentuk manuver brigade, latihan konvensional. Namun ke depannya pembenahan rahlat tidak hanya utk OMP tetapi akan dibangun rahlat OMSP di sektor lainnya mengingat luas lahan Puslatpur sebesar 43.000 Ha, dan dapat juga digunakan untuk berbagai latihan non konvensional.

Guna menanamkan jiwa nasionalisme dan pesan moral untuk menjaga keutuhan wilayah NKRI maka sebelum awal kegiatan Tinjau Medan dan Bhakti Sosial bertempat di lapangan hijau Puslatpur Kodiklat AD dilaksanakan kegiatan pembentangan bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Bagimu Negeri yang dipimpin langsung oleh Dankodiklat AD dan diikuti oleh segenap prajurit, tamu undangan beserta seluruh peserta komunitas yang hadir.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Tinjau Medan sebagai wujud silaturahmi sambil mengenalkan daerah latihan Baturaja bersama Komunitas wilayah Sumatera Selatan diantaranya Komunitas 4×4 Baturaja, Skin Oku, Ves Oku, JPN Palembang, JPC Prabumulih, CJID Palembang, R4 Oku, AODP Palembang. Dankodiklat AD menyebutkan bahwa komunitas offroad merupakan suatu hobi yang dapat membantu tugas pokok. Terbukti dengan kendaraan 4×4 ini dapat membawa beliau untuk melakukan kunjungan kerja atau kegiatan bakti sosial di pelosok-pelosok desa, yang aksesnya masih sulit ditembus seperti membantu masyarakat Suku Anak Dalam di pedalaman Sumatera Selatan. Beliau menambahkan dengan dukungan rekan-rekan komunitas 4×4, kegiatan kunjungan atau bakti sosial, sampai jauh ke pelosok desa, dan pedalaman dapat terjangkau walau terdapat banyak hambatan.

Beliau bangga melakukan kegiatan bersama anggota komunitas 4×4, karena tidak perlu memikirkan status, pangkat maupun jabatan. Semua mempunyai kesempatan yang sama, dalam melakukan hal yang positif. “Saya selalu menjunjung tinggi janji prajurit dan setia menjaga NKRI. Bekerja dengan hati dan profesional, itu yang akan selalu pegang saat memimpin,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Danpussenif, Danpussenarmed, Danpussenkav, Dirlat, Dirjian, Dirum serta Pejabat Balakpus TNI AD diataranya Dirbekang dan Dirpalad, Danrem 044/Gapo, perwakilan dari Mabesad dan Balakpus TNI AD lainnya, Bupati Oku Timur H.M. Kholid MD beserta Forkompimda Kabupaten Oku dan Oku Timur. (Penerangan Kodiklatad)

Share.

Comments are closed.