Lantamal VI Siagakan Tim Medis Reaksi Cepat Dukung Pemilu 2019

0
Makassar, PW: Personil militer korps kesehatan TNI AL berjumlah sekitar 100 Personel melaksanakan Apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Kadiskes Lantamal VI Mayor Laut (K) Drg. Heri Herliana Sp.BM., M.H.Kes. bertempat di lapangan Volly depan kantor Dinas Kesehatan Lantamal VI, Selasa (16/04/2019).
Pelaksanaan Apel Gabungan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan tim Medis Reaksi Cepat Lantamal VI sekaligus menguji kesiap siagaan personil kesehatan Angkatan Laut di wilayah Makasar apabila diminta untuk memberikan dukungan kesehatan pada pengamanan Pemilu 2019.
Kehandalan tim Medis Reaksi Cepat Lantamal VI telah teruji  saat mendukung di bidang kesehatan di bencana alam Palu Sulteng tahun lalu. Kali ini selain siap saga untuk bencana tim ini juga siap siaga  dalam mendukung pengamanan pesta demokrasi pemilu 2019 yg akan diselenggarakan Besok 17 April 2019.
Turut memberikan arahan Karumkit Jala Ammari Lantamal VI Letkol Laut (K) dr. Paralam Sinambela, Sp.Rad (K) RI., M.Kes  Dalam arahannya, Karumkit menyampaikan bahwa korps kesehatan harus selalu kompak dan siap tampil di depan dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) terkait penanggulangan bencana seperti pernah dilaksanakan dalam penanggulangan bencana gempa di Palu tahun lalu. Saat ini di Lantamal VI telah dibentuk Tim Medis Reaksi Cepat (Medical Quick Response Team). “Sehingga, jika suatu saat diperintahkan untuk bergerak tim sudah siap untuk berangkat termasuk dalam memberikan dukungan kesehatan pengamanan Pemilu 2019 serts siap siaga juga untuk kejadian bencana seperti gempa di Luwuk kemarin”, ujarnya.
Usai pelaksaan Apel gabungan tersebut, kemudian dilanjutkan dengan olahraga bersama yang dimaksudkan untuk menjalin keakraban sesama Personel Korps Kesehatan TNI AL wilayah Makassar dan dalam rangka untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tim Tim medis reaksi cepat Lantamal VI.
Turut hadir dalam Apel Gabungan ini, Komandan Sekesal (Dansekesal) Makassar dan Kaladokgi Yos Sudarso Makassar.
Share.

Comments are closed.