Keberhasilan Latopshantai Bukan dari Hasil Produk Latihan Namun Kesungguhan Latihan

0

Surabaya, (16/4) PW: Keberhasilan dalam pelaksanaan Latihan Operasi Pertahanan Pantai (Latopshantai) Tahun 2019 ini bukan hanya ditentukan oleh hasil dari produk latihan, namun kesungguhan dan semangat peserta latihan menjadi faktor yang paling penting. Dengan kesungguhan dan semangat yang tinggi akan memberikan hasil yang positif terutama pada implementasi latihan yang sesungguhnya.

Demikian disampaikan Komandan Kodiklatal Laksda TNI Dedy Yulianto pada amanat penutupan Latopshantai tahun 2019 yang dibacakan Wadan Kodiklatal Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M di Ruang Auditorium Gedung Joint Operasional Plan Ruler (JOPR) Pusat Latihan Elektronika Kendali Senjata (Puslatlekdasen) kesatrian Bumimoro Kodiklatal.

Hadir dalam penutupan tersebut para Direktur Kodiklatal, Komandan Kodik dan Puslat serta para peserta latihan yang berasal dari  personil Lantamal V Surabaya, Lantamal III Jakarta, Lantamal VII Kupang, Lantamal XIII Tarakan, Puspenerbal, Yonmarhanlan V Surabaya, Yonmarhanlan XIII Tarakan dan Kormar Jakarta.

Lebih lanjut Dankodiklatal Laksda TNI Dedy Yulianto menyampaikan bahwa Latihan Operasi Pertahanan Pantai yang dilaksanakan selama seminggu ini, merupakan latihan rutin TNI AL yang diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut di bidang operasi pertahanan pantai, serta menguji doktrin dalam pelaksanaan operasi keamanan laut.

Sebagai Direktur Latihan, Dankodiklatal bersyukur bahwa latihan ini dapat terlaksana sesuai dengan rencana. Menurutnya dalam pelaksanaan tersebut para peserta tidak hanya mengikuti latihan sesuai instruksi yang diberikan. Namun semangat dalam berlatih itu lah yang memberikan andil yang besar, sehingga latihan ini merupakan wahana yang sangat efektif untuk menghasilkan prajurit TNI AL yang cakap dan terampil dalam menghadapi berbagai tantangan tugas. Adapun semua temuan pada saat latihan tersebut hendaknya dijadikan evaluasi dan dijadikan masukan kepada pimpinan TNI Angkatan Laut, untuk kesempurnaan latihan selanjutnya.

Sebelum mengakhiri amanat orang nomor satu dijajaran Kodiklatal ini memberikan beberapa penekanan yang menjadi pedoman bagi peserta latihan. Penekanan tersebut antara lain mempertahankan dan meningkatkan kemampuan yang sudah dicapai dalam Latopshantai Tahun 2019,  guna meningkatkan profesionalitas prajurit matra laut.

Penekanan lainya agar peserta latihan  mengimplementasikan seluruh materi yang telah dilatihkan pada pelaksanaan latihan yang sesungguhnya, dengan tetap memperhatikan dinamika latihan di lapangan. Menjadikan  hasil ataupun produk Latopshantai tahun ini sebagai bahan masukan dan pedoman Latihan TNI Angkatan Laut ke depan..

Share.

Comments are closed.