Sat Narkoba Polres Sorong Kota Berhasil Menangkap 7 Tersangka Kasus Narkoba

0

Sorong, (12/2) PW: Kepolisian Resort (Polres) Sorong Kota melalui Satuan Narkoba, berhasil mengungkap dan menangkap 7 tersangka kasus narkoba. Dimana ke 7 orang tersangka kasus narkoba tersebut, masing-masing ditangkap pada lokasi yang berbeda-beda.

Keterangan ini disampaikan Kapolres Sorong Kota AKBP Mario Christy Pancasakti Siregar S.Ik melaui Kasat Narkoba AKP Wisnu Prasetyo SH S.Ik kepada awak media, saat press release di Mako Polres Sorong Kota.

Keberhasilan pengungkapan dan penangkapan para tersangka kasus narkoba ini, dilakukan jajaran Sat Narkoba Polres Sorong dalam kurun waktu sebulan. Sehingga menjadi sebuah prestasi yang patut di apresiasi, dalam hal pemberantasan bahaya narkoba.

Dari ke 7 tersangka ini menurut Kasat Narkoba, 3 orang merupakan pengedar sabu, 3 orang pengedar ganja dan 1 orang merupakan pembuat miras ilegal jenis sopi. Dalam keterangannya, AKP Wisnu kemudian merinci nama dan barang bukti yang diamankan.

RT tersangka pengedar sabu dengan barang bukti, 1 bungkus plastik sabu seberat 0,3460 gram. MU tersangka pengedar sabu dengan barang bukti, 2 bungkus plastik kecil berisi sabu seberat 0,27 gram dan MS pengedar sabu dengan barang bukti, 15 bungkus kertas berisikan ganja.

TG pengedar ganja, dengan barang bukti ganja seberat 14,41 gram. MN pengedar ganja, dengan barang bukti 1 bungkus plastik kecil berisi sabu dan uang tunai Rp 500.000 hasil penjualan sabu dan SU pengedar ganja dengan barang bukti 2 bungkus plastik besar berisi ganja seberat 81,9 gram.

“ke 6 tersangka pengedar ganja dan sabu ini, kita jerat dengan Undang-undang Narkotika pasal 112 sub pasal 127 UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun”, terang AKP Wisnu.

“Sedangkan untuk 1 orang pelaku yang berinisial AJ yang ditangkap karena memproduksi miras ilegal jenis sopi, dijerat dengan Undang-undang Pangan pasal 204 KUHP atau 135 UU RI nomor 18 tahun 2012”, ujar AKP Wisnu.

Share.

Comments are closed.