Pemda Kabupaten Teluk Bintuni Biayai Tur dan Haji, Masing Masing Agama Kuotanya 15 Orang

0

Teluk Bintuni,PW: Salah satu program andalan pemerintah daerah Kabupaten Teluk Bintuni adalah, Dana Keagamaan, program ini dialokasikan 10 persen dari murni Anggaran Pendapatan Belanja Daerah(APBD)Teluk Bintuni.

Program Dana keagamaan ini dibagi dalam empat kegiatan, yakni, pembangunan rumah ibadah,baik Islam,Kristen dan Hindu.Berikut adalah kegiatan keagamaan seperti, MTQ, Pesperawi dan lain lain, ketiga ialah, honor hamba hamba Tuhan dan yang terakhir adalah tur rohani bagi yang beragama Kristen dan untuk Muslim adalah Haji dan Umroh. Empat kegiatan tersebut dibiayai oleh APBD Teluk Bintuni setiap tahun.

Untuk kegiatan Pembangunan rumah rumah ibadah dan kegiatan keagamaan sudah berjalan dari tahun 2016, sedangkan tur, honor,Hj dan Umroh baru berjalan akhir tahun 2018 lalu.

Bupati Teluk Bintuni, Ir.Petrus Kasihiw.MT menjelaskan,Kuota untuk Haji 5 orang, sedangkan Umroh 10 orang. Untuk tur agama Nasarani kuotanya 15 orang , jadi seimbang antara Kristen dan Muslim,sehingga kuotanya masing masing 15 orang.

Nah, terkait Haji, saya agak kecewa karena setiap melepas Jemaah Haji tidak ada orang asli Papua. Kami orang Papua juga ingin melihat tanah suci dan ingin masuk Sorga, sehingga untuk rombongan Haji dan Umroh, saya minta Wakil Bupati yang menjadi ketua tim. Dan bagi Kristen Protestan dan Katolik nanti kita akan kumpul untuk membicarakan mekanisme pemberangkatanya.

Lebih lanjut dikatakan Bupati, kenapa sampai ia membentuk tim keagamaan, karena saya tidak ingin bantuan yang suci ini dikotori oleh kepentingan politik. Ini adalah nazar saya, sehingga jangan dikotori oleh kepentingan lain.

Untuk itu, nantinya akan di komunikasikan dengan baik oleh Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Teluk Bintuni agar siapa saja yang akan berangkat untuk mengikuti perjalanan suci ini(Humas&Protokoler)

Share.

Comments are closed.