Musda ke-III MUI Resmi Dibuka, Bupati, Ulama Merupakan Sebuah Gelar Kehormatan

0

Teluk Bintuni,PW: Bupati Teluk Bintuni, Ir.Petrus Kasihiw.MT membuka Musyawarah Daerah(Musda) ke-III Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Teluk Bintuni, Selasa22/1/2019. Tema yang diangkat dalam Musdah ke-III ini adalah “Memantapkan peran Ulama dalam membangun Teluk Bintuni yang relegius dan Berkarakter”

Bupati saat memberikan sambutanya mengungkapkan, Ulama merupakan gelar kehormatan yang diberikan oleh masyarakat/umat bagi seseorang yang sangat menguasai ilmu agama dalam semua aspek, baik akida, syariah.akhlak dan secara total mengabdikan diri untuk melayani masyarakat, yakni, dalam membina, mengembangkan dan memelihara spiritual mereka di tengah kehidupan masyarakat Indonesia yang prural dan majemuk.

Ulama juga memiliki peran yang sangat strategi dalam membentuk karakter umat serta menjaga keutuhan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu, Ulama menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran dan memerangi kejahatan sesuai dengan pangilanya di tengah kehidupan berbangsa dan ber-negara,”kata Bupati

Patisipasi dan keikut sertaan Majelis Ulama Teluk Bintuni dalam mengawal Pembangunan sebagai mitra kerja pemerintah terutama dalam membinah masyarakat sangatlah baik. Salah satu contoh saat MUI mengawal imunisasi campak dan polio, saat itu saya agak takut karena ada fatwa MUI Pusat. Namun saat berdiskusi dengan Ketua MUI, beliau katakana nanti memberikan pemahaman kepada masyarakat Muslim, dan karena peran MUI itulah imunisasi berjalan baik dan lancar.

Musdah ke-III ini kata Bupati, tidak lepas dari pembahasan kinerja dewan pimpinan MUI Kabupaten Teluk Bintuni yang selama ini menjalankan program programnya. Besar harapan saya, Musdah ke-III ini bisa menghasilkan keptusan keputusan penting yang signifikan bagi pemantapan peran Ulama dalam membangun Kabupaten Bintuni yang religius dan ber-karakter.

Untuk itu, saya mengajak seluruh komponen penggurus MUI yang demisioner agar mari menyukseskan Musda ini, karena Musda ini tujuanya adalah melahirkan se-orang pemimpin. Karena itu, saya serahkan mekanisme Musda kepada panitia, namun saya berharap, apa yang sudah baik dan berjalan selama ini mari kita pertahankan,”harap Bupati. (Humas&Protokoler)

Share.

Comments are closed.