Pihak Xbar Minta Warga Masyarakat harus Adil

0
Views:
28
TANJUNG PANDAN , PW — Penolakan pembukaan tempat hiburan malam yang berlokasi kawasan wisata  tanjung pendam Jalan Patimura  Tanjung Pandan Belitumg  tersebut tidak sesuai dengan pernyataam apa yang di ungkapkan kepemimpinan pihak masyarakat. Karena  tujuan  X-TREM BAR hanya membuka empat musik, dan XTREM BAR tidak menyediakan tempat maksiat yang seperti  mana tidak seperti tempat  kiri kanan telah Lama melakukan operasional. Seperti hal yang terjadi pada aksi damai masyarakat telah melakukan pemasangan-pemasagan spanduk yang berisi  PENOLAKAN  KERAS X–TREM BAR, Senin 04/12/2018 di buka. Dengan itu selaku pengusaha X-TREM BAR menyikapi sangat  tidak baik yang dilakukan aksi tersebut.
X-TREM BAR tidak ada banyak perbedan dengan usaha-usaha lain nya yang sudah berdiri di kiri kanan seperti mana sudah menyedia kan tempat musik dan tempat inap. Dari itu masyarakat harus lah bersikap adil. Amen saat di konfirmasi  mengatakan ”Kalau memang kita tidak di perboleh kan untuk  membuka usaha tersebut X’TREM BAR ,kenapa usaha yang sudah berdiri dikiri kanan sudah menyedia kan tempat musik beserta tempat inap (Hotel). Dengan ada nya usaha-usaha tersebut kenapa tidak ada tindak lanjut tegas dari masyarakat.” Tutur nya.
Dalam pendirian usaha di daerah wisata untuk kemajuan daerah tidak perlu- dihalangi  yang terpenting tidak membuka tempat maksiat atau seperti mana yang terpikir kan sisi negatif nyai bagi masyarakat. Ada pun prihal untuk pengusaha harus terbantu dengan baik bukan di halang halangi kata Amen.
Di tambahkan amen ” Selaku pengusaha  ‘Saya sudah lakukan komfirmasi dengan baik kepada masyarakat tetapi tidak untuk di perlakukan dengan baik, padahal kita disini selain untuk kemajuaaan daerah mendirikan tempat usaha Bar musik, kita juga membantu ketenaga kerjaaan untuk masyarakaat kelurahan Belitung , Tanjung pandan. Dan kita juga akan melakukan pendekatan kepada masyaraakat akan kedepan nya berkontribusi kepada masyarakat perlu bantuan dalam kegiatan apa pun.” Papar Amen.
Tatapi dengan cara masyarakat terus mengeam dengan membuat spanduk bertuliskan PENOLAKAN KERAS X-TREM BAR lingkungan Kel- Tanjung Pendam – Aik Sagak diduga ADA APA NYA ???? Untuk lakukan penolakan oleh warga Dan ketua Rukun Tetangga 09.
“Tolong dong untuk sisi usaha yang kita buka jangan di campur aduk kan pencalekan  dengan usaha kita. Karna seperti mana sudah terbukti nya ada beberapa warga yang ikut mendukung dan beberapa ketua Hormas dan juga ketua Tokoh masyarakat yang sudah ikut mendukung berdiri nyaanusahaa X-TREM BAR akan meningkat kan suatu kemajuan daerah,” tegas nya lagi.
Untuk perizinan yang trus berjalan di lakukan/urus masih terhabatndalam perizinan RT, RW dan Klurahan. Jalan nya perizinan (SITU) untuk izin keramaian masih terhambat di kepemimpinan Masyarakat setempat RT, 009. “Kita masih menunggu dan mengusaha kan izin dari RT, RW dan Klurahan. Darimitu baru lh bisa izin-izin lain nya bisa kluar dari pihak Dinas-dinas terkait.
Satu hal lagi, bicara prihal Agama jangan lh untuk ikut-ikuti,( di bawa-bawa ), dikarna kan tidak ada hubugan dengan usaha yang di dirikan. Dan bukan usaha yang sisi negatif terlebih pernah di sebut kan seperti yang terjadi (Masyarakat disini mayoritasnya muslim) saat di sebut kan Firman. “Bhineka Tunggal Ika. Dari sebe,um nya kita saling mengormati ,menghargai dan melindungi seperti mana (SATU JUA). Tegas kan , kami tidak menyediakan Wanita ,Tempat Inap dan makanan yang di larang dari agama muslim.
Dan satu lagi untuk prihal nya kondusif kita akan terap kan , kita juga tidak mau terjadi di liluar kondusif. Untuk pasilitas lokasi gedung kita ,kita pasang Perdam yang seperti mana suara tidak untuk kluar lokasi.  Untuk anak-anak di bawah umur kita tidak akan perboleh kan masuk , dan tanpa indentitas (KTP) tidak di perboleh kan masuk juga. Selagi keamanan kita menyiap kan Scurity dan me inminta kerja sama nya kepada pihak yang berwajib” tutup nya.(Supardi/Andi.SM)
Share.

Comments are closed.