Panglima Kodam XII/Tpr menutup TMMD ke-102 di Landak

0
6
views

Landak – PW: Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, menutup kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102, yang dilaksanakan Kodim 1201/Mempawah, upacara penutupan di halaman SDN 09, tepatnya di Desa Sempatung, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Rabu (8/8/2018). Hadir pada penutupan TMMD ke-102 Tahun 2018 di Desa Sempatung, Panglima Kodam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, Danrem 121/Abw, Brigadir Jenderal TNI Bambang Ismawan, pejabat teras Kodam XII/Tpr, para Dandim, dihadiri juga oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa bersama para Kepala SKPD Landak, dan anggota DPRD Landak, perwakilan dari Polres Mempawah, para toga, tomas, todat dan tokoh pemuda.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono, mengatakan, bahwa pembangunan wilayah desa merupakan realisasi dari kebijakan nasional Nawacita untuk mewujudkan pembangunan Indonesia dari pinggiran. Lebih jauh, salah satu titik fokus dari pembangunan nasional ini berupaya untuk mewujudkan kestabilan dan kemajuan Indonesia secara keseluruhan. Melalui pembangunan inilah, potensi yang ada di pedesaan harus dikembangkan dan kekurangan yang ada harus diatasi, guna mencapai pemerataan, pertumbuhan serta kemandirian desa secara berkelanjutan, terangnya.

TMMD peran nyata TNI dalam mendukung pembangunan tersebut yang diselenggarakan selama 30 hari, mulai dari 10 Juli hingga 8 Agustus 2018. Hal ini untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat, dan TMMD dilaksanakan 3 kali dalam setahun, juga merupakan wahana untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan serta Ketahanan Nasional guna menjaga keutuhan NKRI kepada masyarakat dan khususnya generasi milenial. Sesuai tema yang diangkat dalam TMMD ke-102 Tahun 2018 yaitu “Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial”. sangatlah tepat apabila dihadapkan dengan kondisi generasi muda saat ini yang semakin modern. “Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi, moralitas dan karakter generasi muda juga harus dibangun sehingga menjadi pribadi yang kreatif, aktif, inovatif dan berjiwa nasionalis yang kuat,” tegas Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

Sementara itu, TMMD tahun 2018 melibatkan 50 Satgas TMMD di 50 Kab/Kota, 57 Kecamatan dan 79 Desa, dengan didukung oleh dinas Pemda setempat, di antaranya Dinas Kesehatan, Pertanian, BKKBN, Sosial, Kehutanan, Pekerjaan Umum, Kejaksaan serta Kepolisian. Ini dilakukan guna mencapai sasaran-sasaran fisik, TNI AD berupaya menjawab masalah-masalah infrastruktur jalan di desa-desa terpencil atau terisolir, masalah fasilitas umum serta rendahnya kualitas hidup masyarakat.

Kemudian, dalam TMMD ke 102 ini TNI bekerjasama dengan Kemenpora RI guna mensukseskan program unggulan Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD). Juga “pelibatan TNI dalam program Pemerintah pada dasarnya telah sesuai dengan amanat UU TNI Nomor 34 Tahun 2004, khususnya tentang tugas TNI pada OMSP yaitu memberdayakan wilayah pertahanan secara dini sesuai dengan Sistem Pertahanan Semesta dan membantu tugas pemerintah di daerah, khususnya dalam aspek pembangunan kualitas dan kesejahteraan masyarakat. Diakhir amanat Panglima Kodam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemda, masyarakat dan semua pihak yang terlibat dalam TMMD ke-102 Tahun 2018, dapat berjalan dengan sukses, aman dan lancar.*Red

Share.

Comments are closed.