Perwira Lantamal X Ikuti Acara Pengarahan Menteri Pertahanan RI Kepada Perwira TNI Dan Polri Di Wilayah Papua/Papua Barat

0
Views:
25

Papua, PW: Perwira Lantamal X mengikuti acara pengarahan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryakudu kepada Perwira TNI dan Polri di wilayah Papua/Papua Barat di aula Tony A. Rompis Markas Komando Daerah Militer XVII Cenderawasih Kamis (24/05/2018). Dalam pengarahannya Menteri Pertahanan mengucapkan rasa syukurnya bahwa kita semua baik TNI maupun Polri yang berada di Papua dalam keadaan sehat dan dalam suasana yang penuh kebersamaan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini. Kebersamaan ini mudah mudahan menjadi contoh bagi Kodam Kodam yang lain. Dikatakan kekuatan Indonesia terletak pada persatuan dan kesatuan. Hal ini dapat kita lihat di negara-negara Timur Tengah yang mengalami kehancuran diakibatkan oleh perpecahan yang mengakibatkan terjadinya perang modern. Untuk itu kita harus waspada adanya Brain Washing yang berupaya merubah ideologi, paradigma, perilaku, kebiasaan dan budaya melalui infiltrasi, provokasi dan lain sebagainya.

Kita harus rukun damai dan saling menghargai walaupun beda suku, agama, ras, bahasa dan budaya. Untuk itu saya ingin memberikan pencerahan di wilayah paling timur Indonesia ini. Saya bangga ternyata di  wilayah ini kebersamaannya TNI dan Polri luar biasa. Kementrian Pertahanan sebagai arsitektur pertahanan negara berupaya bagaimana membentuk pertahanan yang baik. Indonesia bukan merupakan negara claimant, dimana mindset konsep pembangunan seluruh rakyat Indonesia melalui penanaman wawasan kebangsaan. Ancaman kompleks dan multidimensional diantaranya militer, hibrida dan non militer.

Ancaman ini belum nyata dan kemungkinan kecil terjadi, dimana terjadinya konflik terbuka atau perang konvensional. Sedangkan ancaman yang nyata saat ini adalah terorisme, radikalisme, separatisme dan pemberontakan bersenjata, bencana alam dan lingkungan, pelanggaran wilayah perbatasan, perampokan dan pencurian sumber daya alam, wabah penyakit, peredaran dan penyalahgunaan narkoba, perang siber dan intelijen. Terorisme dan Radikalisme telah menciptakan kerugian dan rasa takut di masyarakat saat ini. Ancaman terbesar ideologi saat ini adalah liberalisme/kapitalisme, komunisme, sosialisme dan radikalisme agama.

Mengakhiri arahannya Menhan berpesan : Tampillah sebagai perwira TNI dan Polri yang profesional pada bidangnya dan fokus pada tugas pokok yang diberikan, Jadikan loyalitas sebagai jati diri prajurit TNI dan Polri, Tidak merasa paling hebat dan utama dari yang lain, Hati dan pikiran hanya untuk anak buah dan negara, Jadilah pemimpin yang senantiasa menjadi solusi dari setiap permasalahan dan bukan sebaliknya malah menjadi masalah dan duri bagi organisasi. Selesai pengarahan acara dilanjutkan tanya jawab, penyerahan cindera mata dan foto bersama.*Red

Share.

Comments are closed.