PRAJURIT YONMARHANLAN IV TANJUNG PINANG IKUTI PENYULUHAN TENTANG NARKOBA

0
14
views

Kepri, PW: Segenap prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV Tanjung Pinang mengikuti penyuluhan tentang Diseminasi Informasi P4GN di Lingkungan Lantaml IV dari Badan Narkotika Nasional Porvinsi Kepulauan Riau bertempat di Gedung Serba Guna Yos Sudarso Jalan Yos Sudarso Batu Hitam Tanjung Pinang Kepri, Selasa (13/02/2018). Acara yang dipimpin langsung Kepala BNN Provinsi Kepri Brigjen Pol Drs. Richard M. Nainggolan M.M., MBA.,   sebagai narasumber, dihadiri oleh segenap prajurit dan PNS Mako Lantamal IV. Sebelum acara dimulai, seluruh peserta melaksanakan tes urine, kemudian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari Danlantamal IV Laksma  TNI R. Eko Suyanto, S.E., M.M., dalam hal ini diwakili oleh Wadan Lantamal IV Kolonel Laut (P) Imam Musani, S.E, paparan oleh Kepala BNN Provinsi Kepri Brigjen Pol Drs. Richard M. Nainggolan.M.M., MBA, tanya jawab, pemberian stiker dan banner vertical dan diakhiri dengan foto bersama.

Pada sambutan Danlantamal IV Laksma  TNI R. Eko Suyanto, S.E., M.M yang dibacakan oleh Wadanlantamal IV Kolonel Laut (P) Imam Musani, S.E, disampaikan bahwa langkah-langkah dan upaya-upaya yang sudah dilakukan untuk Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dilingkungan Lantamal IV serta prestasi yang sudah dilakukan oleh Lantamal IV dalam hal P4GN tersebut.

Pada sesi penyuluhan yang dibawakan oleh Kepala BNN Provinsi Kepri Brigjen Pol Drs. Richard M. Nainggolan M.M., MBA., yaitu tentang Disimilasi Informasi P4GN dilingkungan Lantamal IV Tanjung Pinang, dimana setiap prajurit harus lebih mengenal dampak yang ditimbulkan akibat dari pada Narkoba selain kematian dan cacat yang tejadi pada otak manusia. Berdasarkan survei yang dilakukan bahwa sudah ditemukan jenis Narkoba sebanyak 68 jenis, namun yang sudah masuk keranah hukum baru sekitar 60 jenis Narkoba. Jadi dari setiap 100 orang yang diacak untuk melaksanakan tes urine patut diduga ada 2 orang terindikasi positif pengguna Narkoba.

Lebih jauh orang nomor satu di kantor BNN Provinsi Kepri mengatakan bahwa peredaran Narkoba merupakan bisnis besar yang dapat meraup keuntungan menggiurkan, disatu sisi dampak dari Narkoba sudah sangat luar biasa karena sudah masuk kesemua sendi-sendi masyarakat baik pelajar, pekerja dan pengangguran sehingga sudah masuk dalam katagori Indonesia Darurat Narkoba pungkasnya. Hadir pada acara tersebut Para Asisten Danlantamal IV, Dansatrol Lantamal IV Kolonel Laut (P) Horas Sinaga, Para Kadis Lantamal I V serta Danyonmarhanlan IV Mayor Mar Yudo Herdyanto, M.Tr.Hanla.*TTK

Share.

Comments are closed.