Terkait Capaian Kinerja, Kejari OKU Dinilai Tidak Transparan

0
40
views

Kepala Kejaksaan Negeri OKU Sugeng Sumarno

BATURAJA – OKU, PW: Berbagai penanganan kasus korupsi yang telah di capai oleh kejaksaan negeri OKU pada tahun 2017 lalu di wilayah sebimbing sekundang nampaknya sulit dapat terpublikasi media dan masyarakatpun tidak dapat mengetahuinya. Sementara saat ini publik menantikan  ketrasparanan pihak kejaksaan dalam memaparkan hasil kinerjanya selama ini.

Hal tersebut terbukti, ketika beberapa awak media yang akan melakukan konfirmasi kepada pihak kejaksaan negeri OKU terkait sejauhmana penanganan berbagai kasus korupsi yang telah di tangani pada tahun 2017 di wilayah OKU seakan –akan ditutupi. Sudah tiga hari ini kita datang ke kantor kejaksaan untuk meminta konfirmasi, namun sampai saat ini kita sangat sulit mendapatkan informasi tersebut kata Yansah salah satu wartawan media online memaparkan, selasa (9/1/18). Yang lebih miris lagi, Bahkan awak media rela menunggu tanpa kepastian untuk mendapatkan informasi dari  pihak Kejaksaan.

Lebih lanjut Yansah menambahkan, media sebagai mitra kejaksaan dalam hal publikasi serta sebagai kontrol sosial seharusnya bisa bersinergi apalagi informasi ini merupakan sesuatu yang sangat penting dan dinanti oleh masyarakat. Dengan adanya keterbukaan tersebut otomatis publik dapat mengetahui sejauhmana kinerja kejaksaan negeri dalam penanganan kasus korupsi.

Namun sampai saat ini, sangat disayangkan nampaknya pihak kejaksaan negeri OKU diduga sangat tertutup dengan awak media, ujar Yansah. “Kalau Kejaksaan mengatakan ada capaian kinerja dan ada peningkatan, tapi persentase angka kasus korupsi dan tindaklanjutnya tidak dibuka, itu sama saja tidak transparan,” urainya. Dengan demikian, tidak diketahui berapa persen kenaikan jumlah kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan pada 2017 yang lalu, jika selesai bagaimana bentuk penyelesaian dan sampai dimana proses hukumnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kejaksaan Negeri OKU Sugeng Sumarno mengatakan kepada Satpam bahwa tak bisa diganggu sedang sibuk banyak yang harus diselesaikan. “Pak Kejari sedang sibuk tak bisa diganggu banyak yang harus diselesaikan,” kata Satpam Kejaksaan kepada wartawan, Selasa (9/1/2018)*JUM

Share.

Comments are closed.