Janji Pemkab OKU Tuntaskan Tapal Batas Kegiatan PT PGE Akhirnya Terbukti

0
Views:
19

BATURAJA – OKU, PW: Polemik tapal Batas antara Pemerintah Kabupaten OKU dengan Muaraenim dan Kabupaten OKU Selatan berkaitan dengan kegiatan PT Pertamina Geothermal Energy ( PGE ) yang sempat menjadi sorotan kalangan DPRD dalam pandangan Fraksi akhirnya Tuntas di selesaikan oleh Pemerintah Kabupaten OKU. Hal tersebut terselesaikan dengan adanya titik temu yang di sepakati, bahwa dari 11 sumur panas bumi yang dibor oleh anak usaha PT Pertamina (Persero) di sektor panas bumi itu, diketahui bahwa tujuh (7) sumur rupanya benar masuk dalam wilayah Kecamatan Ulu Ogan Kabupaten OKU. Sedangkan empat (4) sisanya, berada dalam wilayah Kabupaten Muaraenim di kawasan Kecamatan Semende Ulu Darat (SDU).

Tercapainya titik temu tersebut disampaikan Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda OKU Priyatno Darmadi, berdasarkan kesepakatan antara tim Penegasan Batas Daerah (PBD) OKU, Muaraenim dan OKU Selatan yang difasilitasi tim PBD Sumsel. Kesepakatan antara tiga kabupaten (OKU, Muaraenim dan OKUS) itu diteken pada 3 Mei 2017 lalu di kantor PT PGE Lumut Balai, yang difasilitasi tim PBD provinsi Sumsel, ungkap Priyatno Darmadi di ruang kerjanya, senin (8/1).

Batas segitiga wilayah antara tiga kabupaten tersebut, yaitu dengan titik koordinat peta topografi skala 1:50 X: 347584 Y: 9527526. Untuk wilayah Muaraenim perbatasannya di Desa Tanjung Tiga Kecamatan Semende Darat Ulu. Untuk OKU, di desa Mendingin, Gunung Tiga dan Kelumpang Kecamatan Ulu Ogan. Sedangkan OKU Selatan berbatasan dengan Desa Singa Laga Kecamatan Kisam Tinggi. Berdasarkan titik kartometrik dan peta topografi kodam II Sriwijaya (Top Dam), didapati gambaran awal bahwa dari 11 sumur yang menjadi kegiatan PT PGE Lumut Balai, tujuh diantaranya masuk dalam wilayah OKU dan empat sumur lainnya di Muaraenim,” jelasnya.

Lebih lanjut Priyatno menjelaskan, bahwa selama ini ada kesalahan pemahaman ataupun kekeliruan dari PT PGE berkaitan dengan kegiatan eksplorasinya. Sehingga kiblat PT PGE selalu ke Kabupaten Muara Enim, seperti pengurusan amdal dan izin segala macamnya.  “Sekarang pihak manajemen PT PGE sudah tahu. Sehingga beberapa waktu lalu melalui DLH sudah menghadap bupati mengenai izin amdal, dll, yang akan direvisi,” jelas Priyatno. Ditambahkanya, saat ini PT PGE Lumut Balai sedang membangun fasilitas turbin di lokasi, tutupnya.*Jum

Share.

Comments are closed.