TOLAK KEBERADAAN GGD, MAHASISWA UNKAS DAN STKIP DATANGI KANTOR DPRD SINTANG

0

Sintang, PW: Kamis,12 oktober 2017 pukul 09:00 gedung DPRD kabupaten sintang dipenuhi masa dari mahasiswa dua universitas  yang ada di kabupaten sintang ( Unkas dan STKIP persada khatulistiwa). Saat melakukan aksi masa dari dua universitas tersebut ikut serta pula aliansi masyarakat peduli pendidikan (AMPP.kab.sintang), dan juga dari persatuan pemuda Uud Danum.

Masa yang tergabung dalam aksi menolak guru garis depan (GGD) di lingkungan kantor DPRD kabupaten Sintang tersebut dari hasil pantauan Pelopor Wiratama berjumlah ratusan orang dengan Korlap sdr.Endi (ketua AMPP kalbar ) menyuarakan dalam orasinya di halaman depan gedung DPRD kabupaten sintang bahwa menolak keras dengan adanya GGD di kabupaten sintang khususnya.

Pernyataan sikap dari pendemo ialah:
-Bahwa kekurangan guru merupakan masalah krusial dan dapat diselesaikan dengan cara menjunjung tinggi rasa keadilan tanpa membedakan suku,ras dan agama.
-Menolak keras dengan adanya GGD di kabupaten sintang.
-Program GGD  ini merupakan kebijakan pemerintah pusat yang melanggar nilai luhur dari pancasila dan prinsip negara kesatuan Republik Indonesia.

Ratusan masa yang datang disambut langsung oleh ketua DPRD kabupaten sintang bapak JEFRAI EDWARD,SE,MS.i,wakil ketua DPRD kabupaten sintang bapak SANDAN, tampak juga hadir Asisten 3 Pemda Sintang bapak.MARKUS APEN serta didampingi Kadis.pendidikan dan sekretaris Dinas pendidikan.

Dalam sambutan yang diwakili ketua DPRD kabupaten sintang, menerima dan akan membahas tuntutan dan pernyataan sikap dari demonstan terlebih dulu akan berkordinasi dan dibahas dengan Eksekutif pemkab sintang.
Pendemo juga berpesan akan melakukan aksi yang lebih besar kembali tanggal 19 oktober 2017 jika tuntutan tidak ditanggapi pemerintah daerah kabupaten sintang. Pukul 11:38 pengunjuk rasa melanjutkan pawai keliling kota sintang sebelum membubarkan diri dengan damai.(Ajui)

Share.

Comments are closed.