SOSIALISASI PROGRAM ASABRI DI MAKO LANTAMAL XIV

0

Kota Sorong,PW: Pada hari Kamis tanggal 14 September 2017, bertempat di GOR Mako Lantamal XIV Jln. Bubara No.01Sorong, Provinsi Papua Barat, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Program ASABRI Sesuai PP 102 / 2015 oleh KCPPT ASABRI (Persero) Sorong yang dipimpin oleh Kolonel Mar Anif Hidayat (Wadan Lantamal XIV). Kegiatanni iidihadiri oleh: Kolonel Laut (KH) J. Suspurwanto (Aspers Danlantamal XIV), Kolonel Laut (T) Hotma IDP Sirait, S.T (Aslog Danlantamal XIV), Letkol Laut (KH) Drs. Luxembrug Jason S., M.Si, Mayor Mar. Hariyono Masturi (Danyonmarhanlan XIV), para Kadis/Kasatker di lingkungan Mako Lantamal XIV, para Perwira Mako Lantamal XIV dan perwakilan prjurit Yonmarhanlan XIV, Perwakilan Korem 171/PVT, Perwakilan Kodim 1704 Sorong, Anggota Jalasenastri Korcab XIV DJAT.

Dalam Sambutannya Wadan Lantamal XIV, Kolonel Mar. Anif Hidayat mengawali kegiatan dikatakan, bahwa: “Sosialisasi tentang ASABRI sangat penting bagi kita semua jajaran TNI/Polr, Saya harapkan kita semua dapat menyimak dengan baik materi yg disampaikan oleh PT ASABRI”. Materi sosialisasi Asabri disampaikan oleh Bpk. Tri Wahyu Nugroho (Ketua Cabang Pembantu PT ASABRI Sorong) dan I Wayan A., S.Kom yang berisikan tentang: Program tabungan hari tua (THT): (1). Tabungan asuransi (TA) di berikan kepada peserta yang di hentikan dengan hak pensiun atau tunjungan bersifat pensiun. TA di hitung dengan formula faktor indeks iuran (FII) di kalikan penghasilan terakhir sebelum pensiun, (2). Nilai tunai tabungan asuransi (NTTA) di berikan kepada peserta yang di berhentikan tanpa hak pensiun, tanpa tunjangan bersifat pensiun, atau kepada ahli warisd dari peserta yang gugur, tewas  dan meninggal dunia biasa dalam status dinas aktif. NTTA dihitung dengan formula faktor indeks iuran (FII) di kalikan penghasilan terakhir pada saat berhenti, gugur, tewas atau meninggal dunia biasa, dan (3). Biaya pemakaman peserta pensiun (BPPP), diberikan kepada ahli waris dalam hal peserta pensiunan meninggal dunia biasa.

Sedangkan untuk iuran program THT dan program jaminan kecelakaan kerja (JKK), rinciannya adalah Iuran program THT: (1). Iuran peserta sebesar 3,25% × (gaji pokok + tunjangan istri + tunjangan anak) dari penghasilan setiap bulan, dan (2). Iuran pemberi kerja akan di atur dengan peraturan pemerintah tersendiri. Program jaminan kecelakaan kerja (JKK): (1). Perawatan (Rawat) diberikan kepada peserta yang mengalami kecelakaan dalam perjalanan dari rumah ke tempat kerja atau sebaliknya. Kecelakaan di tempat kerja di luar tugas latihan dan operasi, dan penyakit yang timbul akibat kerja sampai dengan peserta sembuh, (2). Macam-macam Santunan, (3). Iuran program JKK : iuran program JKK  sebesar 0,41 % dari gaji pokok peserta setiap bulan di tanggung oleh pemberi kerja, (4). Program jaminan kematian (JKM), (5). Program pensiun, dan (6). Tunjangan cacat prajurit TNI. Rangkaian acara diisi pula pemberian cenderamata dan sesi tanya jawab. Kegiatan berjalan dengan lancar dan diikuti dengan sangat antusias oleh para peserta, ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diberikan.

*Autentikasi: Kadispen Lantamal XIV  Mayor Laut (KH) Arief Jatmiko S.Pd

Share.

Comments are closed.