KORPS MARINIR DAN US ARMY/ODA GELAR LATIHAN BERSAMA

0
Jakarta, PW: Prajurit Intai Amfibi-2 Korps Marinir TNI AL yang terlibat dalam latihan bersama dengan US ARMY/ODA dengan sandi Swift Iron 17-2444 menggelar latihan Medical Tactical Combat Casualty Care, Human Right dan CQB di Lapangan Tembak Pistol Usman Puger, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (25/04/2017).
Kapten Wiblin mengatakan “ Menghargai hak-hak azasi manusia adalah satu segi dari tugas seorang prajurit untuk mematuhi hukum perang. Prajurit tidak boleh menyiksa, menganiaya atau mencuri dari orang-orang sipil. Bilamana prajurit melanggar hak-hak azasi manusia, ini menunjukkan hilangnya kendali yang terkontrol dari komandan yang bertanggung jawab. Ini menunjukkan kurangnya disiplin militer dan tentara yang tidak punya disiplin mengakibatkan kegagalan secara menyeluruh.”
Prajurit dinilai sebagai wakil pemerintah. Bilamana mereka terlibat atau membiarkan pelanggaran-pelanggaran dari hak-hak azasi manusia, ini berarti mereka menjatuhkan martabat pemerintahnya.” Tegasnya.
Medical Tactical Combat Casualty Care bertujuan agar seorang prajurit bisa menangani dirinya sendiri/temannya saat kena luka tembak/luka yang lain untuk menghentikan pendarahan yang hebat. Banyak kejadian di medan tugas dimana prajurit meninggal karena kehabisan darah keluar. Sebelum dapat penanganan dari tim medis. Usai latihan Medical Tactical Combat Casualty Care Kegiatan siang dilanjutkan dengan latihan CQB (Close Quarter Battle) istilah umum yang digunakan dalam penanggulangan teroris.*Red
Share.

Comments are closed.